Jembrana –
Setelah hampir dua pekan menunggu kabar kepastian, keluarga Ni Made Dwi Arya Wati (36) akhirnya mendapat titik terang. Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, yang meninggal di St. Petersburg, Rusia, dijadwalkan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Rabu (4/3).
Kepastian jadwal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi. Ia menyebut informasi terbaru terkait penerbangan kargo jenazah sudah diterima pihaknya.
“Kami sudah menerima informasi terkait pemulangan jenazah PMI di Rusia. Sesuai jadwal terakhir yang kami terima itu, jenazah sampai di Bali pada 4 Maret 2026,” ungkap Mirah saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Mirah merinci, jenazah akan diberangkatkan dari St. Petersburg pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 23.00 waktu setempat. Selanjutnya transit di Moskow pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 03.30-14.40 waktu setempat. Pesawat dijadwalkan tiba di Bandara Ngurah Rai (DPS) pada Rabu, 4 Maret 2026, sekitar pukul 08.05 Wita.
“Pihak KBRI akan terus memantau prosesnya hingga jenazah tiba di Bali dan segera memberikan informasi perkembangan lebih lanjut. Jadwal kargo masih dapat berubah tergantung kondisi operasional penerbangan,” kata Mirah.
Arya Wati meninggal dunia di Saint Petersburg, Rusia, pada Sabtu (14/2/2026). Ibu satu anak itu diduga mengembuskan napas terakhir setelah kelelahan akibat aktivitas kerja yang padat.
Peristiwa itu terjadi saat korban tengah melayani tamu pasangan di tempatnya bekerja sebagai terapis spa. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mengeluh lelah karena membeludaknya pelanggan sebelum akhirnya pingsan sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
