Lombok Utara –
Identitas bule wanita yang mengamuk di musala Gili Trawangan karena merasa terganggu aktivitas warga tadarusan terungkap. Perempuan itu bernama Miranda Lee dari Selandia Baru.
“(WN) New Zealand dia,” ungkap Kepala Dusun (Kadus) Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Muhammad Husni, via Whatsapp kepada, Jumat (20/2/2026).
Miranda, tutur Husni, awalnya tinggal bersama ibunya di Gili Trawangan. Namun, berdasarkan keterangan warga sekitar, Miranda malah mengusir ibunya hingga pindah ke Bali.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Menurut Husni, ibu Miranda dikenal baik oleh warga sekitar karena tidak pernah bermasalah serta cukup memahami kondisi kehidupan di Gili Trawangan.
“Saya kenal dengan ibunya karena sering ketemu. Kalau ibunya udah lama, kondisi Gili udah tahulah dia,” ujar Husni.
Diberitakan sebelumnya, aksi seorang perempuan warga negara asing (WNA) di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Dia mengamuk saat warga menggelar tadarusan pada malam pertama Ramadan, Rabu (18/2/2026).
Video yang dilihat, bule wanita itu berteriak di depan salah satu musala ketika warga sedang mengaji menggunakan pengeras suara.
