Gelar Musancab, PDIP Buleleng Ingin Rekrut Anak Muda Jadi Pengurus

Posted on

DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Buleleng mulai memanaskan mesin partai dengan membentuk kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan. Pembentukan PAC ini dilakukan melalui kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik, Buleleng, Minggu (4/1/2026).

Bendahara DPD PDIP Bali, Dewa Made Mahayadnya, mengatakan Musancab kali ini tidak hanya bertujuan menetapkan kepengurusan PAC, tetapi juga menjadi momentum regenerasi kader partai. Salah satu penekanan utama adalah merekrut dan memberi ruang lebih besar kepada anak muda di struktur kepengurusan.

“Kongres partai menegaskan agar kita merekrut lebih banyak anak muda. Ini penting karena tugas partai adalah menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin bangsa ke depan,” kata Dewa di sela kegiatan Musancab di Gedung Kesenian Gde Manik, Buleleng, Minggu (4/1/2026).

Ia menjelaskan sesuai aturan partai hasil Kongres VI PDIP, Musancab menetapkan tiga posisi inti PAC, yakni ketua, sekretaris, dan bendahara. Selanjutnya, ketiga pengurus inti tersebut membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan PAC secara lengkap di masing-masing kecamatan.

“Kami punya sembilan kecamatan di Buleleng dan hari ini ditetapkan pengurus PAC di masing-masing kecamatan. Setelah itu akan ditanyakan kesungguhan para pengurus sebelum dilantik secara bersama-sama,” jelasnya.

Dewa menambahkan pembentukan PAC ini juga menjadi bagian dari evaluasi partai setelah pemilu dan pilkada. Dari evaluasi tersebut, PDIP menargetkan minimal mempertahankan capaian politik yang telah diraih sebelumnya di Bali.

“Target kami paling tidak mempertahankan apa yang sudah kita capai hari ini, baik di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. Dari sembilan kabupaten/kota, delapan berhasil kita menangkan dan gubernur masih dari PDI Perjuangan,” ujarnya.

Terkait kriteria pengurus PAC, Dewa menyebut kader yang dipilih tetap berasal dari kader partai yang telah lama berproses di tingkat desa dan kecamatan. Namun, komposisi kepengurusan kini lebih terbuka bagi generasi muda yang dinilai memiliki kapasitas dan komitmen.

“Selain kader yang sudah merintis pengabdian dari ranting, hari ini kami lebih menegaskan keterlibatan anak muda agar terjadi regenerasi yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan masuknya unsur generasi muda di kepengurusan PAC diharapkan mampu memperkuat kerja-kerja partai di tingkat akar rumput. Meski demikian, PDIP tetap mempertahankan kader senior yang dinilai loyal dan memahami organisasi.

“Tugas PAC jelas, yakni memenangkan setiap kontestasi politik di wilayahnya masing-masing sekaligus terus hadir di tengah masyarakat, terutama untuk rakyat kecil, wong cilik,” tegas Supriatna.