Gianyar –
Enam pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel di Jalan Mahendradata, Kelurahan Bitera, Kabupaten Gianyar, Bali, ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa di dalam area pura saat musibah itu terjadi.
“Terjadi peristiwa kebakaran enam buah pelinggih. Kejadiannya, tadi pukul 10.20 Wita,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita dalam keterangannya kepada, Senin (2/2/2026).
Suardita menjelaskan peristiwa itu diketahui oleh salah seorang warga bernama I Made Kabel. Dia melihat ada kobaran api dan asap di area dalam pura itu.
Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Jro Mangku Pura Panti Pasek Gelgel Nyoman Cakra dan pemadam kebakaran. Sekitar 10 menit, empat truk pemadam kebakaran di gang akses menuju pura itu.
Upaya pemadaman dengan menyemprot air ke titik api dilakukan. Pukul 11.40 Wita, api dapat dikuasai dan dipadamkan. Beberapa petugas juga melakukan pemeriksaan di sekitaran pelinggih yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang masih aktif.
“Tim pemadam kebakaran dan personel Polsek Gianyar melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada sumber api lagi,” kata Suardita.
Suardita menyebut penyebab kebakaran itu hingga kini masih diselidiki. Dugaan awal, api berasal dari dupa yang dinyalakan saat sembahyang hari Purnama.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Suasana di pura sedang sepi saat kebakaran itu terjadi. Sementara, enam pelinggih senilai Rp 500 juta itu kini hanya tinggal puing.
“Tidak ada korban jiwa. Karena pura sedang sepi,” katanya.
