Demer Tunggu Keputusan DPP soal Nasib Anak Ketua PSI Bali di Golkar

Posted on

Denpasar

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Bali, Gde Sumarjaya Linggih, masih menunggu keputusan DPP Golkar terkait nasib I Putu Sika Ad Putra, anak dari Ketua PSI Bali I Wayan Suyasa. Diketahui, Sika masih menjabat sebagai anggota DPRD Badung dari fraksi Golkar setelah ayahnya memimpin PSI Bali.

“Belum ada (update dari pusat), masih di Golkar dan katanya beliau sudah dipanggil oleh DPD Badung dan beliau katanya tetap di Golkar, siap di Golkar, ya mudah-mudahan benar,” kata Demer kepada, Minggu (15/3/2026).

Demer hanya bisa menunggu keputusan DPP Golkar dan melihat komitmen dari Sika di Golkar sejauh mana. “Dan nanti kalau pun tidak terjadi di Golkar ya waktu yang membuktikan. Mentalnya sampai di mana, karakternya, baik karakter anaknya maupun bapaknya,” sambung anggota DPR RI itu.
Pun demikian, ia menghargai dan mengapresiasi komitmen yang telah disampaikan terkait kesiapsediaan dan loyalitasnya bersama Golkar masih kuat.

“Kami sudah laporkan dan itu tergantung pusat. Karena masih sibuk ke masalah kami kan musda belum di beberapa provinsi, jadi masih ke arah situ,” tutur Demer.

Diberitakan sebelumnya, Demer menyarankan I Putu Sika Adi Putra mundur. Sika adalah anak I Wayan Suyasa, mantan kader Partai Golkar Bali yang kini menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali.

“Seharusnya secara etika, kalau bapaknya ke sana (PSI), harusnya mundur sih. Secara etika lebih eleganlah kalau mengundurkan diri, jadi lebih berkualitaslah,” kata Demer kepada, Minggu (25/1/2026).

Demer mengatakan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar tidak memperbolehkan satu keluarga berbeda partai, kecuali beda daerah pemilihan (dapil).

“Kalau di kami itu salah satu dapil nggak boleh ya, kecuali beda dapil. Beda dapil yang dimaksudkan adalah Bali. Kalau misalnya dapil-nya Lombok nggak ada masalah. Dapil DPR RI yang kami pakai,” jelas anggota DPR RI itu.