Bulog Pastikan Stok Beras Aman Jelang Nyepi dan Lebaran

Posted on

Denpasar

Perum Bulog Bali memastikan stok beras aman menjelang perayaan Nyepi dan Lebaran Idul Fitri. Pimwil Bulog Bali, Muhammad Anwar, menyebutkan stok beras yang tersedia di Bali saat ini mencapai 15 ribu ton.

“Kalau dengan asumsi 10 hari ke depan kebutuhannya nggak mungkin lebih dari itu sekian banyak, tapi kalau untuk kebutuhan per bulan dengan asumsi rata-rata 6 ribu ton per bulan stok ketahanan pangan sampai 2 bulan setengah sampai 3 bulan,” kata Anwar saat ditemui di Denpasar, Selasa (10/3/2026).

Menurut Anwar, dengan ketersediaan tersebut kebutuhan beras masyarakat dipastikan masih tercukupi dalam beberapa bulan ke depan. Ia memperkirakan rata-rata kebutuhan beras di Bali mencapai sekitar 6 ribu ton per bulan.

Anwar juga menghitung jika penyerapan dilakukan setiap bulan, maka rata-rata ketersediaan pangan per hari bisa mencapai sekitar 60 ribu ton.

“Sehingga kalau sebulan aja kita serap maka kurang lebih 1.800 ton kita serap Insyaallah mudah-mudahan kegiatan penyerapan ini mendukung ketersediaan stok,” jelas Anwar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik membeli bahan pangan menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri. Menurutnya, ketersediaan pangan di Bali dalam kondisi aman.

“Jangan sampai ada panic buying karena stok kita aman, stok beras kita aman. Bulog sendiri tidak hanya mengelola beras, tapi Bulog juga mengelola minyak goreng, terus kita distribusikan,” tandasnya.