Denpasar –
Dinas Pariwisata (Dispar) Bali memprediksi kunjungan wisatawan domestik ke Bali saat libur panjang Lebaran Idul Fitri meningkat hingga 40 persen.
Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan saat momen Lebaran sudah menjadi pola yang terjadi hampir setiap tahun.
“Melihat pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya momen libur lebaran selalu terjadi peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan domestik di beberapa daya tarik wisata peningkatan bisa mencapai 30-40 persen,” kata Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, lonjakan kunjungan biasanya terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disebabkan masa libur yang cukup panjang sehingga wisatawan memanfaatkan waktu untuk berlibur ke berbagai destinasi di Bali.
“Karena ini libur panjang, maka peningkatan kunjungan wisatawan biasanya terjadi satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Sumarajaya.
Beberapa destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan domestik antara lain Tanah Lot, Ulun Danu Beratan, Uluwatu, Desa Penglipuran, hingga Garuda Wisnu Kencana.
Sementara itu, untuk wisatawan mancanegara, peningkatan kunjungan diperkirakan tidak terlalu signifikan dibandingkan wisatawan domestik. Meski demikian, pergerakan wisatawan asing tetap menunjukkan tren peningkatan.
Sumarajaya menambahkan, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan menjelang libur panjang Lebaran. Salah satunya melalui surat edaran dari Kementerian Pariwisata kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta pelaku pariwisata di Bali.
“Juga koordinasi dari beberapa instansi vertikal di Provinsi Bali dan kabupaten/kota,” sambungnya.
