Lombok Barat –
Sebanyak 95 ahli gizi Satuan Pemenuhan dan Pelayanan Gizi (SPPG) di Lombok Barat, Nusa Tenggar Barat (NTB), dikumpulkan. Mereka dikumpulkan di Lesehan Tanak Maiq, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Rabu (11/2/2026).
Para ahli gizi SPPG diberikan pelatihan agar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan tidak asal-asalan lagi dan lebih berkualitas. Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, para penerima menu MBG, seperti siswa, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil tidak mengeluh lagi.
“Idealnya seperti itu (tidak boleh serampangan menu MBG). Namun, kembali berpulang kepada persediaan bahan baku,” ujar Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Lombok Barat, Saeful Akhkam, Rabu (11/2/2026).
Akhkam mengatakan para ahli gizi diharapkan dapat mengeluarkan menu MBG sesuai lidah para penerima manfaat tanpa menghilangkan kandungan gizi di dalamnya.
“Kami mengumpulkan ahli gizi agar tidak cuma cukup gizi, namun enak dilihat dan disantap. Kalau terkait dengan gizi, sudah didasarkan pada Petunjuk Teknis (Juknis) untuk angka kecukupan gizi,” jelas Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Lombok Barat tersebut.
Meski demikian, SPPG tidak dituntut untuk menyajikan satu menu kepada penerima. Agar lebih variatif, mereka dibebaskan untuk membuat menu berbeda asal dilaporkan terlebih dahulu melalui grup WhatsApp koordinator per kecamatan. “Sesuai Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis, setiap bulan (dilaporkan),” terang Akhkam.
Sebagai informasi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makan (BBPOM) Mataram, Dinas Kesehatan Lombok Barat, serta Koordinator Wilayah MBG Lombok Barat juga turut dikumpulkan dalam acara tersebut.
