Jembrana –
Sebanyak 36 titik kerusakan di sepanjang Jalan Denpasar-Gilimanuk, Jembrana, Bali, mulai diperbaiki menjelang bulan Ramadan. Perbaikan ‘jalur tengkorak’ tersebut dilakukan sebagai persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2026.
“Sudah mulai dari kemarin. Astungkara dilancarkan. Di wilayah Jembrana kami perbaiki serangkaian menyambut Idul Fitri 2026 dan juga bagian dari program tahun anggaran 2026,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Bali, BBPJN Jawa Timur-Bali, I Made Mardita, Kamis (12/2/2026).
Pantauan di lokasi, sejumlah alat berat melakukan pengerukan sebelum penambalan aspal di ruas jalur nasional tersebut, tepatnya di wilayah Kecamatan Jembrana. Perbaikan jalan sudah dimulai dari wilayah Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.
Mardita menjelaskan perbaikan ini menyasar ruas jalan nasional mulai dari Antosari (Tabanan) hingga Cekik (Jembrana). Kerusakan yang ditangani bervariasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Total ada 36 titik perbaikan dari Antosari-Cekik. Terutama karena kondisi berlubang dan retak yang cukup parah,” jelas Mardita.
Murdita mengatakan panjang jalan yang diperbaiki mencapai 9 kilometer. Menurutnya, titik yang mengalami kerusakan berat berada di Kilometer 115, wilayah Batu Karung, Kecamatan Melaya.
Ia menargetkan pengerjaan tambal sulam dan perbaikan jalan ini selesai sebelum puncak arus mudik. Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas tidak terganggu saat volume kendaraan meningkat.
Murdita mengimbau para pengendara yang melintasi jalur tersebut untuk berhati-hati. Petugas juga melakukan sistem buka-tutup atau penyempitan jalan di titik-titik pengerjaan.
“Pasti akan ada rekayasa lalu lintas atau sistem buka tutup untuk pengerjaan jalan. Mohon masyarakat agar bersabar,” tandas Mardita.
