Perayaan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Jumat (16/1/2026) menjadi momen penting yang bisa dijadikan media memperdalam pemahaman keimanan serta mempererat kebersamaan umat. Selain itu, momen ini juga sering diperingati dengan berbagai kegiatan edukatif kreatif, seperti mengadakan lomba Islami.
Jika dilaksanakan dengan konsep dan perencanaan yang matang, maka lomba-lomba Isra Miraj akan bisa menjadi sarana untuk menanamkan nilai keimanan, akhlak, juga kecintaan pada ajaran Islam tanpa adanya rasa bosan. Berikut beberapa rekomendasi lomba untuk memeriahkan Isra Miraj yang bisa digelar di lingkungan sekolah dan desa.
Pelaksanaannya yang sama dengan lomba cerdas cermat pada umumnya, namun untuk kali ini kompetisi akan dilakukan dengan menguji pengetahuan peserta tentang berbagai aspek dan hal seputar ajaran agama Islam. Beberapa tema yang bisa dipakai seperti sejarah nabi, akidah, fikih, Al-Qur’an, hingga ibadah. Biasanya cerdas cermat ini akan cocok diikuti setingkat SD/SMP/SMA dengan membentuk sebuah tim dan menggunakan sistem poin untuk menentukan pemenang.
Kompetisi seni menulis indah menggunakan huruf Arab khususnya ayat suci Al-Qurán dengan tetap mengikuti kaidah-kaidah penulisan yang berlaku. Nantinya sistem penilaian untuk lomba ini akan ditentukan melalui ketepatan penulisan sesuai aturan yang berlaku baik itu Naskhi, Tsulust, ataupun Farisi. Keindahan dan kerapian juga menjadi aspek penting yang bisa dilihat melalui penggunaan warna, kebersihan, dan kreativitas visualnya.
Lomba pementasan teater dengan tema-tema keagamaan Islam ini biasanya sering membawakan kisah tentang Nabi, perjuangan dakwah, ataupun nilai-nilai keislaman, dengan tujuan mengasah kreativitas, kerja sama tim, dan penyampaian pesan melalui cara hiburan. Namun ada poin penting yang perlu diingat sebelum mengadakan lomba ini yaitu harus menggunakan pakaian yang sopan dan bahasa yang santun.
Lomba peragaan busana yang akan menampilkan pakaian muslim dan muslimah dengan aturan sesuai dengan syariat agama Islam. fashion show ini menjadi ajang kreativitas desainer dan model dalam memadukan gaya berbusana Islami. Kriteria penilaian untuk ajang kompetisi ini biasanya akan dinilai dari busana yang diperagakan, kepercayaan diri model baik itu kelincahan, ekspresi wajah, dan juga kemampuan menguasai panggung.
Kompetisi dengan menggunakan karya seni visual seperti menciptakan desain poster, video pendek berupa konten media sosial bersifat edukatif, informatif dan kreatif dengan tetap mengedepankan unsur-unsur keislaman. Tujuan dari lomba karya visual ini adalah sebagai wadah kreatif, mengasah potensi seni, dan juga menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan positif.
Lomba pidato atau kompetisi orasi di depan umum ini biasanya menggunakan tema bagaimana perjalanan religious Nabi Muhammad Saw hingga tema-tema lain yang masih selaras. Tujuan dari pelaksanaan lomba ini tidak bukan untuk melatih kepercayaan diri melalui syair Islam serta memperdalam pemahaman tentang agama Islam.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Lomba dengan menguji kemampuan peserta melalui lantunan adzan dan juga iqomah ini akan fokus pada pelafalan, tajwid, hingga kebeningan suara. Pelaksanaan lomba yang bisa dimulai dari tingkat SD/SMP/SMA hingga dewasa ini akan menampilkan satu persatu peserta dengan tujuan lomba melatih kepercayaan dan keberanian diri, meningkatkan kualitas bacaan, serta menanamkan makna dan kecintaan pada syair Islam ini.
Kontes membaca hafalan Al-Qurán yang mana peserta akan diuji dengan melanjutkan potongan ayat atau surah yang diberikan juri. Peserta harus melanjutkan bacaan ayat tersebut dengan benar dengan tajwid dan makhrajnya. Penilaian untuk kompetisi ini akan dilihat dari ketepatan pelafalan peserta, kelancaran, tajwid, dan iramanya. Biasanya lomba ini akan dibagi ke beberapa juz, seperti Juz 30, 1 Juz, 5 Juz hingga 30 Juz, yang sistem perorangan atau kelompok.
Lomba puisi yang akan menampilkan kepandaian peserta dalam menulis dan membaca puisi bertemakan keagamaan khususnya agama Islam. biasanya kompetisi sastra ini akan bertemakan seputar ajaran, nilai, keindahan, hingga pesan-pesan agama Islam. dengan kriteria penilaian meliputi kualitas puisi, mimik wajah, vokal, dan teknik penyampaian.
Kompetisi tarik suara dengan menyairkan lagu-lagu Islami menggunakan lirik mengandung nilai moral, nasihat, spiritual, hingga dakwah. Lomba yang bisa diikuti oleh individu atau kelompok berisikan 3-5 orang bisa menjadi alat dakwah menyebarkan nilai kebaikan agama Islam.
Catatan penting bagi panitia pelaksana agar lomba berjalan sukses adalah dengan menyesuaikan jenis lomba dengan usia peserta, serta penilaian yang sebaiknya transparan. Dengan rekomendasi ide lomba Isra Miraj di atas bisa menjadi salah satu sarana untuk memeriahkan hari keagamaan umat Islam. Melalui kegiatan positif ini diharapkan mampu menginspirasi sekaligus menanamkan nilai – nilai keagamaan.
