Zohran Mamdani, imigran asal Uganda, mencetak sejarah di New York City, Amerika Serikat (AS). Ia menjadi orang Muslim pertama yang dilantik sebagai Wali Kota New York City.
Dilansir dari infoNews, Jumat (2/1/2025), Mamdani dilantik pada Kamis (1/1) dini hari waktu setempat. Pelantikan berlangsung tepat setelah tengah malam di sebuah stasiun kereta bawah tanah bersejarah di Manhattan yang sudah tidak beroperasi.
Dalam prosesi tersebut, Mamdani mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an. Ia tercatat sebagai wali kota Muslim pertama yang dilantik di Amerika Serikat.
Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, yang oleh Mamdani digambarkan sebagai “inspirasi politik”, membacakan sumpah jabatan. Lokasi pelantikan dipilih secara simbolis, yakni di peron stasiun kereta bawah tanah Balai Kota lama yang berada di bawah Taman Balai Kota, Manhattan.
Stasiun tersebut dikenal sebagai salah satu keajaiban arsitektur Kota New York, dengan langit-langit lengkung berubin, jendela atap kaca berwarna, serta lampu gantung kuningan. Stasiun ini telah ditutup sejak 1945 dan hanya dibuka untuk umum dalam tur berpemandu terbatas.
Lokasi itu merupakan satu dari 28 stasiun kereta bawah tanah asli New York yang dibuka pada 1904, menandai era baru inovasi dan pertumbuhan kota tersebut.
Mamdani merupakan mantan anggota dewan negara bagian dari Queens. Ia menarik perhatian dunia dan mengejutkan kalangan politik setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pada musim panas lalu. Kampanyenya berfokus pada isu keterjangkauan biaya hidup.
Dalam kampanyenya, Mamdani berjanji menciptakan program penitipan anak universal, membekukan sewa bagi sekitar dua juta penyewa yang sewanya distabilkan, serta menjadikan bus kota “cepat dan gratis”.
Seusai dilantik, Zohran Mamdani menyampaikan pernyataan pertamanya sebagai Wali Kota New York City. Ia mengaku merasa terhormat atas amanah yang diterimanya.
“Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” kata Mamdani.
Ia juga menyinggung makna lokasi pelantikan tersebut. Mamdani menyebut tempat itu sebagai “bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mamdani turut mengucapkan selamat tahun baru kepada warga New York City. “Selamat Tahun Baru untuk warga New York, baik yang berada di dalam terowongan ini maupun di atasnya,” ucap Mamdani, dilansir Reuters.
Usai pelantikan, Mamdani menegaskan komitmennya untuk membuktikan bahwa politik sayap kiri dapat berjalan dan memberikan hasil.
Dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/1/2026), ribuan orang berkumpul di tengah cuaca dingin di kota terbesar di Amerika Serikat tersebut. Mereka merayakan pelantikan politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun itu, menyusul kebangkitan karier politiknya.
“Mereka ingin tahu apakah kaum kiri dapat memerintah. Mereka ingin tahu apakah perjuangan yang menimpa mereka dapat diselesaikan,” kata Mamdani.
“Kami akan melakukan sesuatu yang warga New York lakukan lebih baik dari siapa pun: kami akan menjadi contoh bagi dunia,” tambahnya.
Mamdani kembali menekankan persoalan biaya hidup yang menjadi inti kampanye wali kotanya. Ia juga berjanji membantu warga yang merasa ‘dikhianati oleh tatanan yang sudah mapan’.
Sekutu sayap kiri Mamdani, Senator Bernie Sanders dan anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez, turut menyampaikan pidato di hadapan sekitar 4.000 tamu.
Sementara itu, ribuan orang lainnya memadati pusat kota Manhattan. Banyak di antara mereka mengenakan kupluk kuning dan biru bertuliskan ‘Zohran’ untuk menyaksikan upacara pelantikan Mamdani melalui layar lebar.
Kata-kata Pertama Zohran Mamdani

Seusai dilantik, Zohran Mamdani menyampaikan pernyataan pertamanya sebagai Wali Kota New York City. Ia mengaku merasa terhormat atas amanah yang diterimanya.
“Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” kata Mamdani.
Ia juga menyinggung makna lokasi pelantikan tersebut. Mamdani menyebut tempat itu sebagai “bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mamdani turut mengucapkan selamat tahun baru kepada warga New York City. “Selamat Tahun Baru untuk warga New York, baik yang berada di dalam terowongan ini maupun di atasnya,” ucap Mamdani, dilansir Reuters.
Usai pelantikan, Mamdani menegaskan komitmennya untuk membuktikan bahwa politik sayap kiri dapat berjalan dan memberikan hasil.
Dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/1/2026), ribuan orang berkumpul di tengah cuaca dingin di kota terbesar di Amerika Serikat tersebut. Mereka merayakan pelantikan politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun itu, menyusul kebangkitan karier politiknya.
“Mereka ingin tahu apakah kaum kiri dapat memerintah. Mereka ingin tahu apakah perjuangan yang menimpa mereka dapat diselesaikan,” kata Mamdani.
“Kami akan melakukan sesuatu yang warga New York lakukan lebih baik dari siapa pun: kami akan menjadi contoh bagi dunia,” tambahnya.
Mamdani kembali menekankan persoalan biaya hidup yang menjadi inti kampanye wali kotanya. Ia juga berjanji membantu warga yang merasa ‘dikhianati oleh tatanan yang sudah mapan’.
Sekutu sayap kiri Mamdani, Senator Bernie Sanders dan anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez, turut menyampaikan pidato di hadapan sekitar 4.000 tamu.
Sementara itu, ribuan orang lainnya memadati pusat kota Manhattan. Banyak di antara mereka mengenakan kupluk kuning dan biru bertuliskan ‘Zohran’ untuk menyaksikan upacara pelantikan Mamdani melalui layar lebar.
Kata-kata Pertama Zohran Mamdani







