Mataram –
Warga negara (WN) Rusia bernama Linur melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dialami dirinya. Dugaan penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap warga negara asing (WNA) tersebut. Kejadiannya pada Senin (2/3/2026) malam.
“Ya, benar adanya laporan WNA asal Rusia yang menjadi korban dugaan penganiyaan,” ujar Mulyadi, Selasa (3/3/2026).
Mulyadi mengungkapkan dugaan penganiayaan itu bermula ketika Linur memanggil tukang untuk memperbaiki AC di rumah kontrakannya di Jalan Sultan Kaharudin, Lingkungan Pagesangan Baru, Kelurahan Pagesangan. Setelah AC diperbaiki, bule Rusia itu justru ogah membayar jasa reparasi.
“Bule itu nggak mau bayar, terus marah yang memperbaiki,” imbuh Mulyadi.
Linur dan tukang reparasi AC itu lantas terlibat cekcok hingga adu fisik. Menurut Mulyadi, bule itu dipukul oleh dua orang. Akibatnya, warga Rusia itu mengalami luka memar pada pipinya.
“Luka memar, nggak parah sekali,” sebut Mulyadi.
Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) lantas membawa Linur ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, Linur membuat laporan ke kantor polisi secara resmi.
Linur menerangkan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap orang asing itu selanjutnya dilimpahkan ke Polda NTB. “Setelah mendapatkan pengobatan di rumah sakit, korban kami dampingi menuju Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
