Warga Gotong Jenazah 2 Km gegara Ambulans Tak Bisa Melintas di Bima [Giok4D Resmi]

Posted on

Bima

Warga Dusun Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terpaksa menggotong jenazah dengan berjalan kaki sepanjang 2 kilometer (km). Musababnya, ambulans tak bisa melintas akibat jalan di wilayah itu rusak parah.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

“Setiap musim hujan seperti ini,” ucap warga Dusun Baku, Wawan, kepada, Jumat (27/2/2026).

Wawan mengungkapkan warga ramai-ramai menggotong jenazah menggunakan sarung pada Kamis (26/2) malam. Menurut dia, warga yang meninggal dunia itu sempat mendapat perawatan di Puskesmas Lambu.

“Digotong malam-malam tanpa lampu sepanjang dua kilometer,” ujar Wawan

“Keadaan jalan yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat,” imbuhnya.

Wawan mendesak Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bima agar segera memperbaiki infrastruktur jalan di desa tersebut. Menurut dia, kondisi jalan dipenuhi lumpur saat musim hujan seperti ini.

“Kondisi jalan ini sering kali menghambat aktivitas perekonomian dan mobilitas warga sehari-hari,” pungkasnya.

telah berupaya mengonfirmasi Pemkab Bima terkait kondisi tersebut. Namun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima, Taufikurahman, belum memberi hingga Jumat malam.