Gianyar –
Wakil Bupati (Wabup) Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, membeberkan pemicu lonjakan harga dan kelangkaan stok bahan pangan pokok menjelang Nyepi dan Idul Fitri. Hal itu dipaparkan dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) Gianyar.
“Secara historis selalu diikuti dengan peningkatan permintaan masyarakat,” kata Agung Mayun dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Mayun mengungkapkan ada tiga hal yang menjadi pemicu kelangkaan stok dan kenaikan harga beberapa bahan pangan pokok di Gianyar, mulai dari tingginya ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah, infrastruktur dan sistem distribusi pangan yang belum sepenuhnya optimal, serta produksi pangan yang rentan terhadap gangguan eksternal seperti perubahan cuaca dan iklim.
Selain itu, peningkatan permintaan pada saat hari raya dan masa libur juga berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas. Faktor eksternalnya, perekonomian global yang cukup kompleks dan tingginya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan negara-negara besar.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Situasi tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, terutama melalui kenaikan harga energi dunia serta terganggunya jalur perdagangan internasional, termasuk distribusi minyak dunia di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
“Jadi saya harapkan untuk mengintensifkan dan mengontrol harga-harga bahan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan Nyepi dan Idul Fitri. Mudah-mudahan tidak ada gejolak harga kebutuhan,” harap Mayun.
Mayun mengatakan situasi ketersedian stok dan harga bahan pangan pokok masih terbilang dapat dikendalikan. Sejumlah kebijakan dan program strategis sudah dilakukan.
Pertama, program Puspa Aman yang membina masyarakat agar dapat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang beragam, bergizi, sehat, aman dan berkelanjutan. Setidaknya, program itu dapat mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus membantu menjaga stabilitas inflasi daerah.
Kemudian, ada program Mina Padi. Program itu adalah integrasi antara sektor pertanian dan perikanan guna meningkatkan produktivitas lahan serta pendapatan petani. Program itu juga bertujuan menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan mencegah terjadinya alih fungsi lahan.
“Pemerintah Kabupaten Gianyar secara rutin melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok, penyelenggaraan pasar murah, serta operasi pasar guna menjaga keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan,” katanya.
