Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang meminta pelaku pariwisata dan wisatawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menjaga keselamatan berlayar.
Pada Sabtu (10/1/2026), sejumlah personel Polres Manggarai Barat mendatangi kapal wisata di pelabuhan Marina Labuan Bajo. Pengelola kapal wisata diminta menjaga keselamatan berlayar. Salah satunya memastikan muatan tidak melebihi kapasitas kapal.
“Imbauan ini diberikan agar pengusaha dan pengguna transportasi laut mengutamakan keselamatan dalam pelayaran. Hindari pemuatan yang melebihi kapasitas,” kata Christian dalam keterangannya, Sabtu.
Ia minta pengusaha kapal wisata harus memperhatikan kondisi dan kelayakan kapal demi keselamatan penumpang. “Bagi pelaku pariwisata agar tidak memaksakan aktivitas, jika kondisi tidak aman dan wajib memastikan prosedur keselamatan dijalankan dengan benar,” tegas Christian.
Ia juga mengimbau nelayan untuk menjaga keselamatan saat berlayar. “Waspada dengan memperhatikan keadaan cuaca maupun ombak sebelum berlayar. Selalu siapkan alat keselamatan (life jacket), senter, serta logistik cadangan di kapal,” jelas dia
Dia juga minta nelayan selalu membawa alat komunikasi saat berlayar, serta memeriksa kondisi mesin maupun bahan bakar.
“Jangan abaikan keselamatan saat berlayar. Pastikan setiap kapal membawa alat komunikasi darurat (HT/ponsel), serta segera kembali ke daratan jika cuaca memburuk,” ungkapnya,” tegasnya.
Diketahui, dua kapal pinisi tenggelam di Labuan Bajo dalam dua pekan terakhir. Salah satunya KM Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan keluarganya menjadi korban.
