Seorang pria berinisial SO mengamuk dalam kondisi telanjang di kawasan Jalan Majapahit, Kuta, Badung, Bali. Aksi nekat itu terekam video dan viral di media sosial (medsos). Tak hanya membuat onar, SO juga naik ke atap rumah warga dan melempari genteng serta benda lainnya ke arah orang di sekitar lokasi.
Peristiwa itu bermula saat pemilik rumah, Gusman Saputra, menerima telepon dari penyewa hunian yang mengeluhkan suara ribut di atas plafon pada Senin (5/1/2026). Gusman kemudian datang ke lokasi dan mendapati SO sudah berada di atas atap rumah dalam kondisi tanpa busana.
“Pelaku langsung melempar Gusman Saputra dengan besi penyangga AC. Setelah itu, pelaku keluar dari atap rumah kemudian merusak empat outdoor AC, tandon, mesin pompa air, dan melempar genteng ke arah pelapor dan orang sekitar,” ujar Kapolsek Kuta, Agus Riwayanto Diputra, Selasa (6/1/2026).
Seusai mengamuk dan membuat keributan, SO melarikan diri ke arah Tukad Mati. Warga bersama petugas Polsek Kuta kemudian mengejar pria asal Sumba Barat Daya tersebut.
Seorang warga bernama Kadek Sriasa sempat berusaha membantu mengamankan SO. Namun upaya itu berujung petaka.
“Pelaku membawa kayu usuk dan membabi buta menyerang warga. Saat itu, korban Kadek Sriasa terlambat menghindar dan terkena pukulan dari pelaku sebanyak satu kali mengenai kepala belakang hingga robek,” imbuh Agus.
Warga sempat melemparkan petasan agar pelaku menyerahkan diri. Pria itu akhirnya berhasil diamankan sekitar pukul 18.00 Wita. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah SO berada di bawah pengaruh alkohol atau mengalami gangguan kejiwaan.
“Nantinya kami akan berkoordinasi dengan kedokteran khususnya di Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar untuk melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaannya,” kata Agus.
Akibat kejadian tersebut, Gusman Saputra mengalami kerugian material sekitar Rp 20 juta. Sementara Kadek Sriasa mengalami luka robek pada bagian belakang kepala.
Saat ini, SO masih menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah setelah sebelumnya dirujuk dari RS Bhayangkara Polda Bali. Agus menegaskan polisi akan segera menginterogasi dan memproses kasus tersebut setelah kondisi pelaku pulih.
Terungkap, SO baru pertama kali datang ke Bali. Pria asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut berniat menemui istrinya yang bekerja di daerah Canggu, Kuta Utara.
“Memang pelaku ini baru ke Bali. Dia ada istri, baru satu bulan bekerja di Canggu,” ujar Agus.
Menurut Agus, sang istri tidak mengetahui bahwa suaminya akan datang ke Bali. Ia juga belum sempat menemui SO sebelum peristiwa itu terjadi dan videonya viral di medsos. Keduanya baru bertemu saat SO menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengamuk di Kuta.
“Istrinya juga tidak mengetahui yang bersangkutan ke Bali,” imbuh Agus.
Agus mengungkapkan polisi sempat kesulitan mengidentifikasi SO yang mengamuk tanpa mengenakan pakaian. Identitas pelaku akhirnya diketahui berkat bantuan warga yang berasal dari daerah yang sama.
“Akhirnya sudah dapat dipertemukan, ada istrinya di sini sehingga kami dapat identitas dari si pelaku,” imbuhnya.
Hingga kini, polisi belum dapat menyimpulkan motif SO mengamuk sembari telanjang di Kuta. Pemeriksaan lanjutan juga belum bisa dilakukan karena pelaku masih menjalani perawatan.
“Saat ini belum bisa diinterogasi,” pungkas Agus.
Kabur ke Tukad Mati dan Serang Warga
Polisi Tunggu Kondisi Pulih
Baru Pertama ke Bali
Identitas Terungkap Berkat Warga
Saat ini, SO masih menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah setelah sebelumnya dirujuk dari RS Bhayangkara Polda Bali. Agus menegaskan polisi akan segera menginterogasi dan memproses kasus tersebut setelah kondisi pelaku pulih.
Terungkap, SO baru pertama kali datang ke Bali. Pria asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut berniat menemui istrinya yang bekerja di daerah Canggu, Kuta Utara.
“Memang pelaku ini baru ke Bali. Dia ada istri, baru satu bulan bekerja di Canggu,” ujar Agus.
Menurut Agus, sang istri tidak mengetahui bahwa suaminya akan datang ke Bali. Ia juga belum sempat menemui SO sebelum peristiwa itu terjadi dan videonya viral di medsos. Keduanya baru bertemu saat SO menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengamuk di Kuta.
“Istrinya juga tidak mengetahui yang bersangkutan ke Bali,” imbuh Agus.
Agus mengungkapkan polisi sempat kesulitan mengidentifikasi SO yang mengamuk tanpa mengenakan pakaian. Identitas pelaku akhirnya diketahui berkat bantuan warga yang berasal dari daerah yang sama.
“Akhirnya sudah dapat dipertemukan, ada istrinya di sini sehingga kami dapat identitas dari si pelaku,” imbuhnya.
Hingga kini, polisi belum dapat menyimpulkan motif SO mengamuk sembari telanjang di Kuta. Pemeriksaan lanjutan juga belum bisa dilakukan karena pelaku masih menjalani perawatan.
“Saat ini belum bisa diinterogasi,” pungkas Agus.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.






