UI Sepakat Rencana Kemdikti Batasi Jumlah Mahasiswa S-1 di PTN

Posted on

Bali

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Heri Hermansyah setuju dengan rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membatasi jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba) jenjang S1 di perguruan tinggi negeri (PTN), terutama bagi kampus berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). UI menekankan kualitas mahasiswa lebih penting daripada kuantitas.

“Kalau satu dosen itu rasionya 1 dosen 40 mahasiswa, jadi daya tampung UI itu 40 kali 4.000 (dosen), berapa? 160.000. UI menerima mahasiswa saat ini 52.000-an kita punya total. Jadi kapasitas kita itu jauh di bawah daya tampung maksimal sebenarnya,” ujar Heri saat dimintai tanggapan setelah acara Wisuda UI Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026 di Balairung UI, Depok, Sabtu (14/2/2026), dikutip dari detikEdu.

Heri menjelaskan secara kapasitas, UI sebenarnya mampu menampung hingga tiga kali lebih banyak mahasiswa dibanding jumlah saat ini. Namun, universitas berlogo makara emas itu memilih menjaga mutu dengan mempertahankan rasio dosen dan mahasiswa yang ideal.

“Ya jadi kalau kita nyari murid kita tuh bisa sampai 160.000, tapi kan kita tidak di situ. Kita nyari quality, ya kan? Makanya tadi yang masuk UI itu kan kalau hanya modal kaya nggak bisa masuk, ya kan? Yang masuk UI yang didahulukan adalah prestasinya,” jelasnya.

Heri menambahkan, seleksi masuk UI berlangsung ketat karena hanya sekitar satu persen pendaftar yang diterima.

“Makanya tadi untuk masuk UI rasionya kan sulit itu 1% lah kira-kira ya yang success rate untuk bisa berhasil masuk UI. Jadi kalau yang daftar 100 hanya 1 yang diterima gitu,” ujarnya.

Artikel ini sudah tayang di detikEdu, baca selengkapnya di sini!