Lombok Barat –
Kapal pesiar Viking Sky berlabuh membawa ratusan turis di Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (20/2/2026). Sayang, kunjungan ratusan turis itu justru disambut dengan tumpukan sampah.
Pantauan, sampah tersebut menumpuk di pinggir jalan dekat kawasan mangrove Gili Mas dengan jarak sekitar 200 meter dari tempat sandar kapal. Para turis pun tampak melewati sampah tersebut ketika mereka keluar, baik yang dibawa bus travel maupun yang hanya bersepeda.
Sampah yang menumpuk tersebut juga terlihat bercampur baur antara organik dan anorganik sehingga mengeluarkan bau busuk. Monyet liar bahkan terlihat berkumpul di sekitaran sampah tersebut untuk memakan sisa sampah organik.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengatakan sudah melihat tumpukan sampah tersebut ketika hendak masuk dan keluar dari Pelabuhan Gili Mas. Ia mengatakan hal tersebut sudah dimasukkan sebagai catatan pribadi dan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Iya ada sampah itu, menjadi PR itu. Sudah saya catat,” tegas LAZ.
Sebelumnya, Kapal pesiar Viking Sky bersandar di Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (20/2/2026). Kapal tersebut membawa sekitar 1.380 turis asing termasuk crew.
Pantauan, kapal tersebut sandar sekitar pukul 10.00 Wita. Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) datang menyambut kehadiran para wisatawan dan pihak kapal pesiar, dengan membawa iring-iringan musik gendang beleq.
2 Kapal Pesiar Kembali Kunjungi TN Komodo
Dua kapal pesiar (cruise) kembali mengunjungi Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Total sudah delapan kapal pesiar yang datang ke TN Komodo pada awal 2026.
Dua kapal pesiar itu, yakni Motor Ship (MS) Viking Sky dan MS Riviera. Dua kapal pesiar yang membawa hampir 2.000 wisatawan dari berbagai negara itu berlabuh di perairan TN Komodo, Kamis (19/2/2026). Wisatawan menikmati TN Komodo hingga delapan sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lainnya.
“Durasi tinggal di Labuan Bajo 6-8 jam,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Charles menjelaskan kapal MS Viking Sky bersandar di pulau Rinca sebelum melanjutkan perjalanan ke Lembar, Lombok, NTB. Kapal yang datang dari Darwin, Australia itu membawa 799 penumpang dari berbagai negara.
“Mayoritas penumpang pada kapal tersebut berasal dari United Kingdom, United State, Australia, Canada dan negara bagian Eropa lainnya,” terang Charles.
Adapun kapal MS Riviera berlabuh di Pulau Komodo sebelum melanjutkan perjalanan ke Celukan Bawang, Buleleng, Bali. Kapal itu juga datang dari Darwin, Australia, dengan membawa 1.142 penumpang dari berbagai negara.
“Mayoritas didominasi oleh penumpang dari United Kingdom, Canada dan Australia serta beberapa negara Eropa dan Asia lainnya,” ujar Charles.
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo telah melakukan pemeriksaan keimigrasian penumpang dua kapal pesiar tersebut. Tak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.
Sebelumnya enam kapal wisata berkunjung ke Taman Nasional Komodo pada Januari dan Februari 2026. Yakni MV Regatta (9 Januari), MS Seven Seas Navigator (11 Januari), MV Viking Orion (11 Januari), MV Coral Geographer (5 Februari), MV Silver (7 Februari), dan MY Paspaley Pearl (9 Februari).






