Trump Cerita Detik-detik Penangkapan Presiden Venezuela oleh Militer AS

Posted on

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim menyaksikan secara langsung penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dari sebuah ruangan di klub pribadinya, Mar-a-Lago, Palm Beach. Trump menyebut penangkapan itu terasa seperti menonton acara televisi.

“Saya diberitahu oleh orang-orang militer sungguhan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang dapat melakukan manuver seperti itu,” kata Trump kepada Fox News dalam sebuah wawancara telepon, dilansir dari infoNews, Sabtu (3/1/2025).

Trump mengatakan saat itu dirinya berada di Mar-a-Lago bersama sejumlah perwira tinggi militer AS. Ia mengklaim mengikuti setiap proses penangkapan Maduro dari awal hingga akhir.

“Jika Anda melihat apa yang terjadi, maksud saya, saya menontonnya secara harfiah, seperti sedang menonton acara televisi,” tambah Trump.

Trump, yang menghabiskan masa libur Natal dan Tahun Baru di Palm Beach, mengatakan militer AS menjalankan operasi penangkapan Maduro dengan tingkat kompleksitas tinggi. Ia menyebut pasukan AS mendobrak pintu baja untuk mencapai target.

“Yah, kami mengamatinya dari sebuah ruangan. Kami punya ruangan, dan kami mengamatinya, dan kami mengamati setiap aspeknya. Kami dikelilingi oleh banyak orang, termasuk para jenderal, dan mereka tahu semua yang terjadi. Dan itu sangat kompleks, sangat kompleks,” ujar Trump.

“Sungguh, mereka menerobos masuk, dan mereka menerobos ke tempat-tempat yang sebenarnya tidak mungkin dimasuki, menerobos pintu baja yang dipasang di sana hanya untuk alasan ini, dan mereka dilumpuhkan dalam hitungan info. Saya belum pernah melihat hal seperti itu,” lanjutnya.

Trump juga mengatakan AS memiliki kesiapan militer penuh dalam operasi tersebut, termasuk sejumlah besar pesawat, helikopter, dan jet tempur yang siap digunakan.

Trump mengeklaim warga Venezuela menyambut gembira penangkapan Maduro. Menurutnya, warga Venezuela mencintai AS dan menganggap pemerintahan Maduro sebagai sebuah kediktatoran.

Trump juga menyebut Maduro sempat mencoba bernegosiasi. Namun, ia mengaku menolak upaya tersebut.

Klaim Operasi Militer AS