Manggarai Barat –
Sebuah truk mixer (molen) tak bertuan yang terparkir selama enam tahun di Jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng, tepatnya di Cabang Langgo, Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya dievakuasi, Kamis (5/2/2026). Evakuasi menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manggarai Barat.
“Sudah dievakuasi, yang datang tadi pemerintah, baik kabupaten melalui Dinas PUPR, Satlantas Polres Manggarai Barat, Kapolsek Sano Nggoang, Camat Sano Nggoang, Pemdes Wae Lolos bersama warga Wae Lolos, serta pengurus Pokdarwis Cunca Plias,” kata Kepala Desa Wae Lolos, Gervinus Toni.
Gervinus mengatakan truk molen dengan nomor polisi B 9739 H itu dibawa ke Kantor Dinas PUPR Manggarai Barat di Labuan Bajo. Hingga dievakuasi, belum diketahui pemilik truk molen tersebut. “Belum tahu pemiliknya,” ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Gervinus mengaku geram dengan keberadaan truk molen tak bertuan di Jalan Trans Flores itu karena mengancam keselamatan pengendara lainnya. “Ini daerah pegunungan, kadang kabut, ini membahayakan pengendara yang tidak tahu keberadaan truk molen itu,” kata Gervinus.
Gervinus mengatakan warga setempat mengeluhkan keberadaan truk molen itu. Warga bahkan meminta truk molen itu dijual atau dibakar saja. Namun, Gervinus melarangnya.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.






