Denpasar –
Bus Trans Metro Dewata (TMD) membuka alternatif pembayaran digital melalui aplikasi bernama Leading Acces to Integrated Ticketing (LAIT). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memfasilitasi kesepakatan yang dijalin oleh PT Satria Trans Jaya selaku operator bus bersama PT Lentera Inovasi Teknologi dan PT Nusantara Global Inovasi.
“LAIT itu aplikasi untuk pembayaran nontunai, dia menyediakan aplikasi nanti orang bisa beli saldo ke LAIT dan LAIT nanti memberikan reward ke pembeli,”Kepala UPTD Trans Bali/Trans Sarbagita Dinas Perhubungan Bali, I Nyoman Wiratama kepada, Sabtu (31/1/2026).
Wiratama menjelaskan LAIT merupakan aplikasi dompet digital seperti lainnya. Nantinya, pengguna aplikasi dapat memindai barcode yang tersedia di aplikasi untuk melakukan pembayaran ketika naik bus TMD.
“Kalau kita di provinsi Dinas Perhubungan apapun itu yang penting berapa jumlah penumpang sesuai rupiah yang masuk dan hasilnya sudah disetorkan ke kas daerah,” jelas Wiratama.
Ia juga mengatakan kesepakatan kerja sama ini terus berlaku selama PT Trans Satria Jaya menjadi operator bus TMD dan bermitra dengan Pemprov Bali.
“Itu kan kerja sama TMD dan LAIT. Selama TMD bekerja sama dengan kita itu kan tiap tahun dilelangkan. Selama mereka yang memenangkan semacam (tender) ya silakan saja,” bebernya.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026), disaksikan oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dan Kepala Dinas Perhubungan Bali I Kadek Mudarta.






