Tempat Usaha Ukiran di Karangasem Terbakar, Kerugian Capai Rp 700 Juta

Posted on

Tempat usaha ukiran sanggah milik I Made Katon di Banjar Dinas Timbrah Beji, Desa Pertima, Karangasem, Bali, hangus terbakar. Akibatnya, Katon diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 700 juta.

Perbekel Desa Pertima, Gusti Ayu Biksuni, mengungkapkan peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Menurutnya, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi.

“Warga yang tinggal di dekat lokasi mengaku mendengar suara seperti ledakan. Setelah dicek, ternyata tempat usaha sanggah yang ada di sebelah rumahnya sudah terbakar,” kata Biksuni,” kata Biksuni, Jumat.

Setelah menerima informasi tersebut, Biksuni langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem. Petugas damkar, dia berujar, sempat kesulitan memadamkan api karena banyak benda yang mudah terbakar di lokasi kejadian.

“Kurang lebih api baru bisa dipadamkan sekitar tiga jam lamanya karena api berkobar sangat besar,” ujar Biksuni.

Biksuni belum mengetahui sumber api pertama kali yang mengakibatkan kebakaran tersebut. Ia mengaku sudah melaporkan peristiwa itu ke polisi agar dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Sebagian besar bahan dasar kayu yang ada di lokasi hangus terbakar, kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 700 juta,” ucap Biksuni.

Diketahui, Damkartan Karangasem mengerahkan sebanyak 15 personel dengan lima armada damkar ke lokasi kejadian. Mereka menghabiskan 42 ribu liter air untuk memastikan api benar-benar padam.