Denpasar –
Perayaan Imlek yang didominasi dengan lampion, angpao, dan warna merah, ternyata juga memiliki berbagai mitos yang sudah dipercaya turun-temurun. Mitos yang lahir dari kepercayaan budaya dengan tujuan menolak hal buruk dan menjaga keharmonisan hidup ini masih dijaga hingga kini.
Meski tidak semua orang mempercayainya, namun tetap dijalani karena sudah menjadi bagian dari tradisi. Apa saja mitos dan pantangan yang ada pada saat perayaan Imlek?
· Dilarang Mengkonsumsi Obat dan Wajib Makan Mie
Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, meminum obat atau meramu obat saat Imlek dapat menyebabkan sakit selama satu tahun penuh. Meskipun begitu, masyarakat Tionghoa malah diwajibkan untuk mengkonsumsi mie karena dipercaya untuk rezeki dan kebahagiaan yang panjang seperti bentuk mie.
· Tidak Boleh Membeli Sepatu
Bagi masyarakat Tionghoa, membeli sepatu yang terhitung sejak 30 hari selama perayaan Tahun Baru Imlek dipercaya bisa membawa keburukan di tahun yang akan datang. Apalagi sepatu yang dibeli memiliki aksen tali yang mana ini diartikan dengan kehidupan yang rumit dan berbelit-belit.
· Tidak Boleh Menyapu Saat Imlek
Mitos tidak boleh menyapu hingga membuang sampah saat hari pertama imlek ini dipercaya bisa membuang kemakmuran, keberuntungan, dan rezeki di rumah. Namun tak banyak juga yang menganggap mitos ini sebagai pengingat untuk membersihkan rumah sebelum datangnya Imlek.
· Tidak Boleh Keramas dan Potong Rambut
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Mencuci ataupun memotong rambut pada hari pertama Imlek dianggap bisa membuang atau membasuh rezeki yang baru datang.
· Tidak Boleh Memecahkan Kaca
Mitos ini diyakini bisa menjadi pertanda buruk karena menandakan keretakan hubungan keluarga atau hilangnya kekayaan.
Terlepas dari percaya atau tidaknya, mitos-mitos saat Imlek di atas secara tidak langsung mengajarkan kita untuk bersikap hati-hati, menjaga keharmonisan, dan memulai tahun baru dengan niat baik yang tulus. Dijalankan atau sekedar menghormati, mitos tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi setiap perayaan Tahun Baru Imlek.






