Siswa SD Sumba Barat Daya yang Hilang Diterkam Buaya Ditemukan Tewas

Posted on

Kupang

Krisdewo Holo (11) ditemukan tewas di Muara Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Siswa sekolah dasar (SD) itu sempat dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat mencari kepiting.

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga setempat dan petugas gabungan,” ujar Kasi Humas Polres Sumba Barat Daya AKP Bernardus Mbili Kandi kepada, Selasa (3/2/2026).

Bernardus menjelaskan jasad Krisdewo ditemukan dalam kondisi telungkup dan mengambang di Muara Ratenggaro pada Senin (2/2) sore. Menurutnya, kondisi tubuh Krisdewo masih utuh dengan luka robek pada dahi kanan dan kaki kanan patah.

Warga dan petugas gabungan sempat terkendala saat mengevakuasi jasad siswa SD itu lantaran terjebak di dalam semak-semak. Tim SAR gabungan menggunakan tali untuk mengevakuasi jasad Holo hingga ke darat.

“Terkait pemakaman, kami belum dapat informasi. Tapi kebiasaan orang Kodi Bengedo itu jenazahnya masih disemayamkan beberapa hari,” pungakas Bernardus.

Sebelumnya, Krisdewo dilaporkan hilang akibat diterkam buaya di Muara Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, NTT, Sabtu (31/1). Insiden itu terjadi saat Krisdewo baru pulang mencari kepiting bersama lima temannya, yakni Mayordi Tendri Helo (15), Orce Katoda (15), Febriani Inke Holo (14), Mario Katoda (13) dan Asis Buce Holo (10).

Sejam kemudian, mereka bergegas pulang ke rumah masing-masing. Namun, dalam perjalanan, Krisdewo meminta senter kepada Orce Katoda untuk mencuci kaki karena dipenuhi pasir.

Orce sempat meminta Krisdewo agar mengurungkan niat mencuci kakinya lantaran situasi sangat gelap. Namun, Krisdewo langsung berlari dan menceburkan diri di ke dalam air. Tak berselang lama, ia langsung diterkam dan digigit oleh seekor buaya raksasa.

Mayordi Tendri Holo sempat berupaya untuk menolongnya, tetapi seekor buaya langsung menyambarnya dengan ekor hingga mengenai paha kanannya. Buaya itu juga sempat mengejar Mayordi hingga darat.