Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menjadwalkan pencairan dana bantuan kreativitas pembuatan ogoh-ogoh untuk sekaa teruna dan kelompok pemuda (yowana) pada Februari 2026. Dana bantuan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Badung.
“Itu akan dicairkan bulan Februari 2026 ini. Ini sudah terjadwal di Februari. Masing-masing sekaa teruna tahun ini dapat Rp 40 juta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Badung, I Gde Eka Sudarwitha, Minggu (3/1/2026).
Bantuan krativitas ogoh-ogoh akan diberikan kepada 590 lebih sekaa teruna dan yowana yang telah mengajukan usulan. Sekaa teruna dan yowana yang tidak mengusulkan tak akan mendapatkan dana bantuan tersebut.
Selain memberikan bantuan dana, Disbud Badung juga menetapkan kriteria khusus terkait pelibatan mentor dalam proses pembuatan ogoh-ogoh. Disbud Badung mengizinkan mentor didatangkan dari luar kabupaten, tetapi mewajibkan kreator, seniman, atau penggarap utama (undagi) harus memprioritaskan warga lokal.
“Alasan kami, ya sesungguhnya kaum muda atau yowana kita itu punya keterampilan atau mampu menggarap sendiri, dan saya yakin itu banyak. Namun, selama ini kan lebih condong untuk mencari penggarap dari luar Badung,” tutur Eka Sudarwitha.
Kebijakan ini, terang Eka Sudarwitha, diharapkan menciptakan sirkulasi transfer keterampilan di kalangan pemuda dengan baik, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan kepercayaan diri sekaa teruna. Ia juga menekankan pentingnya proses belajar atau benchmark ke wilayah lain sebagai bagian dari pemaknaan dan transfer keterampilan tersebut.
“Nah ini tujuan kami biar ada istilahnya, ada transfer keterampilan di kalangan para pemuda, menumbuhkan kreativitas sendiri, dan menaikkan kepercayaan diri sekaa teruna dan yowana untuk terus memanfaatkan talenta-talenta muda yang ada di Banjar masing-masing,” jelas Eka Sudarwitha.






