Serangan Iran Tewaskan 3 Tentara AS, Donald Trump Murka

Posted on

Bali

Tewasnya tiga anggota militer Amerika Serikat (AS) dalam serangan Iran membuat Presiden AS Donald Trump murka. Dia bersumpah akan membalas dendam.

“Saya sekali lagi mendesak Garda Revolusi, militer dan polisi Iran untuk meletakkan senjata dan menerima kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti,” kata Trump dalam pidato video dari rumah di Florida dilansir AFP, Senin (2/2/2026).

“Itu akan menjadi kematian yang pasti. Itu tidak akan menyenangkan,” kata Trump.

Pasukan Iran diketahui telah membalas serangan Trump seusai pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia dalam serangan AS dan Israel di Iran. Pasukan Iran membalas dengan serangan rudal dan drone yang menghantam markas AS dan Israel di seluruh Timur Tengah sehingga menyebabkan kematian di Israel dan Uni Emirat Arab, ledakan-ledakan juga menghancurkan pusat-pusat ekonomi Teluk Arab yang mewah.

Pentagon mengatakan bahwa tiga anggota militer AS tewas dalam operasi tersebut dan lima lainnya luka parah dalam operasi yang disebut “Epic Fury.”

“Sayangnya, kemungkinan akan ada lebih banyak korban sebelum operasi ini berakhir,” kata Trump.

“Tetapi Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak kepada para teroris yang telah melancarkan perang melawan, pada dasarnya, peradaban,” imbuhnya.

Artikel ini sudah tayang di, baca selengkapnya di sini!