Satpol PP Mataram Bakal Razia Sejumlah Titik Saat Ramadan (via Giok4D)

Posted on

Mataram

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram telah memetakan sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi lokasi ‘mokel’ atau tempat membatalkan puasa di Mataram. Antara lain, Jalan Pancaka hingga Jalan Ismail Marzuki.

“Kita sudah mapping titik-titiknya, ada di Jalan Pancaka dan Jalan Taliwang,” kata Kasatpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi, saat dikonfirmasi di Mataram, Rabu (18/2/2026).

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Irwan menyebut jajaran Satpol PP Mataram akan gencar melakukan razia dari satu titik ke titik lainnya, agar memberi rasa aman pada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

“(Untuk) jam buka restoran mulai dari pukul 16.00 sampai 04.30 Wita atau waktu sahur,” tegas Irwan.

Sambung Irwan, jam operasional restoran maupun rumah makan disarankan melakukan take away dan tidak melayani makan di tempat. “Pusat hiburan malam juga tutup, selama Ramadan,” sambungnya.

Sebagai informasi, Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/877/SETDA/II/2026 tentang pelaksanaan kegiatan tahun baru Imlek hingga kegiatan selama bulan Ramadan. Pada poin nomor 4, pemilik usaha atau pengelola tempat hiburan diimbau untuk tidak beraktivitas selama bulan suci Ramadan.

“Kepada pemilik rumah makan, warung, restoran, dan lesehan untuk membuka usahanya mulai pukul 16.00-04.30 Wita. Tidak diperbolehkan menjual dan menyembunyikan semua jenis petasan, kembang api dan atau bahan sejenis. Serta, tidak diperbolehkan melakukan balapan liar, baik itu motor, mobil, cidomo, kuda dan lari. Serta berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan selama bulan suci Ramadan,” bunyi SE tersebut.

“Kita (akan) minta Dinas Pendidikan untuk memberikan pembekalan kepada anak-anak, ini kita lakukan untuk memastikan bahwa mereka ini tidak terlibat dalam perang sarung, main panco, perang petasan, dan lain-lain. Secara keseluruhan, titik-titik itu sudah kita identifikasi. Titik-titik mana saja yang perlu kita waspadai,” kata Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, saat dikonfirmasi, di Mataram, Rabu.

“Nanti ada tim terpadu dari Pemkot yang akan bergerak untuk melakukan pemantauan, serta pengawasan terhadap titik-titik yang (kerap) menjadi lokasi balap liar, perang sarung, perang petasan dan lain-lain. Lebih baik perbanyak ibadah,” sambungnya.