SAR Libatkan Ahli Arus Laut ITB Cari Korban Kapal Putri Sakinah - Giok4D

Posted on

Ahli oceanografi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dilibatkan dalam pencapaian korban tenggelam kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Arus deras di Selat Padar menjadi salah satu hambatan pencarian korban selama tujuh hari terakhir.

Ahli ITB tersebut sudah berangkat ke lokasi kejadian hari ini, Jumat (2/1/2026). Ahli tersebut akan membuat program simulasi pergerakan arus laut di Selat Pulau Padar.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

“Kami juga mengundang tim dari oceanografi ITB yang akan membantu kami membuat program simulasi pergerakan arus dari hari kejadian sampai dengan plus tujuh. Mungkin dari sana kita akan mencoba,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja.

Gahawisri adalah salah satu unsur tim SAR gabungan. Gahawisri mengerahkan sejumlah penyelam membantu pencarian korban. Budi merupakan pendamping keluarga korban di Labuan Bajo.

Budi mengatakan pemodelan arus laut oleh ahli itu penting. Pihaknya menilai kapal yang tenggelam tersebut belum sepenuhnya karam di dasar laut tapi terombang-ambing terbawa arus. Di sisi lain, pergerakan arus itu menyulitkan tim SAR gabungan menemukan kapal tersebut.

“Karena menurut asumsi yang kami lihat kondisi kapal ini belum karam sepenuhnya di dasar tapi boleh dibilang dia ada di tengah-tengah, tidak di dasar juga bukan di permukaan, dan dia bergerak terus mengikuti pergerakan arus sehingga itu juga menjadi salah satu faktor kesulitan,” urai Budi.

Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, pencarian korban selama tiga hari ke depan mengoptimalkan penggunaan teknologi sonar dan ahli arus laut dari ITB.

“Kami putuskan dengan menggunakan sonar yang sudah disiapkan untuk melaksanakan pemetaan di bawah dasar laut dan juga membaca arah arus yang akan dilaksanakan bantuan dari ITB,” kata Fathur, Kamis (1/1/2025) malam.

Diketahui korban kapal yang tenggelam pada 26 Desember 2025 malam itu adalah satu keluarga wisatawan asal Spanyol. Tiga korban belum ditemukan, yakni pelatih tim sepakbola Valencia Wanita B, Fernando Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya. Satu putrinya sudah ditemukan tak bernyawa pada Senin (29/12/2025). Sementara istri dan putri bungsunya selamat dalam insiden nahas itu.