Badung –
Rumah milik I Wayan Wadi Darma Putra, warga Banjar Mulukbabi, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung, porak-poranda akibat tertimpa pohon mangga tumbang yang dipicu hujan lebat disertai angin kencang, Minggu (1/3/2026). Kamar tidur, dapur hingga kamar mandi rusak parah pada bagian atap setelah dihantam batang pohon.
“Kejadiannya tadi sekitar pukul 02.30 Wita saat cuaca ekstrem melanda wilayah Sangeh. Pohon mangga berukuran besar langsung menimpa tiga unit bangunan sekaligus hingga atapnya roboh,” ujar Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa.
Total kerugian materiel ditaksir mencapai Rp 50 juta. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung Pos Puspem telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penilaian dan penanganan darurat.
“Petugas sudah di lokasi sejak pagi untuk evakuasi batang pohon dan pembersihan puing. Beruntung tidak ada korban jiwa meskipun kerusakan bangunan cukup masif,” kata Mas Arimbawa.
Kondisi rumah korban saat ini terlihat berantakan dengan lubang menganga di bagian atap yang membuat hunian tersebut tidak layak fungsi secara normal. Meski bangunan porak-poranda, Wadi Darma Putra beserta keluarga memilih tetap bertahan di sisa ruangan yang masih bisa ditempati sementara waktu.
“Pemilik rumah sementara masih mau tinggal di sana karena masih ada sisa kamar di sebelah bagian yang hancur. Kamar yang ditempati itu sebenarnya terdampak juga, tetapi sudah kami bantu tutupi dengan dua lembar terpal besar,” jelas Mas Arimbawa.
Penanganan di lokasi kejadian turut diatensi perbekel, bendesa adat, serta staf Kecamatan Abiansemal untuk memastikan kebutuhan mendesak Wadi Darma Putra beserta keluarga terpenuhi. BPBD Badung mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang mengingat cuaca ekstrem yang masih sering terjadi di wilayah Badung dan sekitarnya.
“Tadi pengerjaan sudah selesai dieksekusi oleh tim bersama perangkat desa dan warga setempat. Fokus utama kami sekarang adalah memastikan penghuni aman dengan bantuan tenda terpal untuk menutup bagian atap yang bocor,” jelas Mas Arimbawa.
