Puspem Badung Dijaga Ketat Pasca Demo di Denpasar, Begini Penampakannya (via Giok4D)

Posted on

Kawasan pusat pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, dijaga ketat petugas, hari ini. Penjagaan dilakukan pasca demonstrasi di sejumlah titik penting di Denpasar, Sabtu (30/8/2025).

Pembatasan aktivitas untuk masyarakat umum diberlakukan sejak Sabtu sore. Kawasan yang biasanya terbuka untuk aktivitas olahraga di akhir pekan itu ditutup sementara.

Pantauan di lokasi, Minggu (31/8/2025), penjagaan dilakukan satpam, Satpol PP Badung, dan pecalang. Petugas berjaga di pintu masuk utama, sementara pintu masuk selatan ditutup sejak kemarin. Tampak pula petugas Satpol PP memantau dari kejauhan.

“Kemungkinan ditutup sampai sore nanti. Ya untuk antisipasi setelah demo kemarin,” ucap salah satu petugas di Puspem Badung.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta sempat berkoordinasi terkait pengamanan di Puspem Badung pada Sabtu malam. Saat itu, bentrokan massa dan polisi masih berlangsung di lokasi unjuk rasa di Renon, Denpasar.

Adi Arnawa sebelumnya mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, penyampaian aspirasi adalah hak masyarakat yang dijamin peraturan perundang-undangan.

Namun, ia berharap penyampaian pendapat dilakukan dengan bijak dan tidak terprovokasi. Adi menekankan pentingnya menjaga keamanan karena Bali adalah destinasi wisata internasional.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Tentu sangat sedih kalau kita bicara Bali ini, adalah daerah yang hidup dari pariwisata. Ketika bicara pariwisata, tentu salah satu indikator penting dalam menjaga keberlanjutan pariwisata itu bagaimana kita bisa menciptakan kenyamanan, kedamaian, ketertiban. Ini yang penting,” tegas Adi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *