Pura Puseh Kintamani yang berlokasi di Banjar Jayamaruti, Desa Kintamani, mengalami kebakaran pada pukul 08.30 Wita, Jumat (2/1/2026). Atap dari pelinggih meru tumpang tiga pun hangus terbakar. Diduga, kebakaran terjadi gara-gara kembang api.
“Seorang warga yang melapor ke kantor desa. Tadinya dia sedang beri pakan ayamnya di kandang. Kebetulan bersebelahan dengan Pura Puseh Desa Adat Kintamani. Dia sempat mendengar suara ledakan kembang api,” ujar Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa dihubungi infoBali, Jumat (2/1/2026).
Diduga munculnya api yang melahap atap berbahan ijuk tersebut adalah percikan kembang api. Kejadian pun sudah dilaporkan kepada Damkar Bangli. Sembari menunggu armada datang, warga, perangkat desa, dan tim dari Polsek Kintamani berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
Sekitar pukul 10.23 Wita tim Damkar Bangli datang dan menangani si jago merah yang masih menyala. Diduga, kerugian materi akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 400 juta.
“Karena ada dugaan disebabkan oleh kelalaian warga yang menyalakan kembang api, maka akan ditindaklanjuti Polsek Kintamani,” tandas Rimbawa.






