Mataram –
Puluhan umat Konghucu merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Po Hwa Kong, Lingkungan Bintaro, Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka berdatangan sejak pagi hingga siang hari.
“Saya berharap di Tahun Kuda Api ini diberikan kelimpahan, kebahagiaan, hidup bahagia, dan hidup sejahtera,” kata Dwita, salah seorang umat seusai beribadah di Klenteng Po Hwa Kong, Mataram, Selasa (17/2/2026).
Kelenteng Po Hwa Kong merupakan kelenteng pertama yang dibangun warga keturunan Tionghoa di Mataram pada tahun 1804. Dwita mengaku rutin beribadah dan merayakan Imlek di kelenteng tersebut.
“Semoga tahun ini lebih baik lagi, dapat energi positif, dan diberikan kelancaran dalam segala hal,” imbuhnya.
Pengurus Kelenteng Po Hwa Kong, Nyoman Hariani, memprediksi jumlah umat Konghucu yang datang melaksanakan ibadah Imlek di kelenteng berusia 222 tahun tersebut agak menurun dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, umat juga datang dari luar Mataram.
“Sekitar 70-80-an umat datang. Ada dari Mataram, Cakranegara, dan sekitarnya. Bahkan ada juga umat dari Jakarta dan Bali,” ujar Hariani.
Hariani berharap seluruh umat mendapatkan rezeki dan kelancaran dalam usahanya di Tahun Kuda Api ini. Menurutnya, beberapa shio diprediksi mendapatkan keberuntungan pada tahun ini. Termasuk Shio Kuda, Tikus, Anjing, hingga Kelinci.






