Denpasar –
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali disebut tinggal selangkah lagi menuju tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking fasilitas tersebut digelar pada Juni 2026.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebut berbagai persiapan pembangunan PSEL di lahan milik Pelindo di Denpasar sudah rampung, mulai dari ketersediaan lahan, akses jalan hingga sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami di Bali sudah satu tim, gubernur, wali kota, dan para bupati, lahan sudah disiapkan, akses jalan sudah ada dan sosialisasi kepada masyarakat juga sudah dilakukan. Masyarakat pada prinsipnya sudah setuju, jadi sekarang tinggal berjalan,” kata Koster melalui keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).
Menurut Koster, proyek ini sangat dinantikan masyarakat Bali karena persoalan sampah terus menjadi sorotan publik, seiring meningkatnya volume sampah setiap hari.
Ia menambahkan pemerintah daerah kini menunggu kejelasan timeline kerja serta proses pembangunan PSEL agar proyek tersebut dapat berjalan efektif.
“Kami siap menyupport apa pun yang dibutuhkan agar proyek ini berjalan lancar. Isu pengolahan sampah ini sangat ditunggu oleh masyarakat Bali, jadi kita dorong percepatannya,” ungkap Koster.
Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Pangan, Nani Hendiarti, menegaskan pemerintah pusat berkomitmen mengawal percepatan pembangunan PSEL di Bali. Koordinasi juga dilakukan dengan Danantara serta investor asal China, Zhejiang Weiming Environment Protection yang menggarap proyek tersebut.
Pembangunan PSEL di Bali masuk dalam batch pertama proyek yang akan segera dibahas dalam rapat terbatas di pemerintah pusat.
“Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan PKS antara Pemda dan BUPP Danantara, termasuk komitmen jumlah volume sampah yang akan diolah setiap harinya,” ujar Nani.
Nani menambahkan pemerintah menargetkan groundbreaking PSEL di Bali digelar pada akhir Juni 2026. Di sisi lain, pemerintah juga mengawal penutupan TPA Suwung dan memastikan pengelolaan sampah pada masa transisi tetap berjalan.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.






