Lombok Timur –
Seorang pria dilaporkan meninggal dunia ketika hendak menangkap nyale atau cacing laut di Pantai Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (7/2/2026). Evakuasi sempat terkendala karena arus lalu lintas macet.
Diketahui, korban bernama Saiful Bahri (43) berasal dari Desa Dane Rase Kecamatan Keruak. Aiptu Rumawan, Bhabinkamtibmas Desa Seriwe, menjelaskan, sekitar pukul 04.00 Wita, korban bersama istrinya dan rombongan berangkat untuk mencari cacing laut menggunakan sampan menuju Pantai Kaliantan.
“Korban saat itu bersama istri dan rombongan berangkat untuk mencari cacing laut atau nyale menggunakan sampan menuju perairan laut Kaliantan dan sekitar pukul 06.00 Wita,” jelas Rumawan.
Rumawan mengungkapkan ketika di atas sampan, korban tiba-tiba mengalami sesak napas, dan langsung dibawa menuju ke pantai. Korban saat itu, sempat dibawa menuju ke Puskesmas terdekat akan tetapi karena arus lalu lintas macet, sehingga korban terpaksa dibawa menggunakan sampan.
“Ketika evakuasi, sempat kendala macet, karena arus lalu lintas saat itu sedang ramai, sehingga korban dibawa menuju pesisir Pantai Cemara dengan menggunakan sampan,” terang Rumawan.
Setelah itu, korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Patuh Karya di Keruak untuk diperiksa. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan pada tubuh korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Rumawan.
Rumahwan melanjutkan, sesak napas yang dialami korban diduga kuat menjadi penyebab utama meninggalnya pria tersebut di tengah aktivitas melaut. Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah.
“Jenazah korban kini telah dibawa pulang ke rumah duka di Desa Dane Rase untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga,” pungkasnya.






