Polres Gianyar Gelar Pasar Murah, Minyak Goreng hingga Telur Diserbu Warga

Posted on

Gianyar

Kepolisian Resor (Polres) Gianyar membuka pasar murah menjeang Idul Fitri 1447 Hijriah di lahan bekas pasar umum Blahbatuh. Sejumlah bahan pangan pokok, seperti telur, gula pasir, minyak goreng, dan buah-buahan, ludes diserbu warga.

“Polres Gianyar menggelar kegiatan gerakan pangan murah Polri secara serentak yang dipusatkan di eks Pasar Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh,” kata Kapolres Gianyar, AKBP Chandra Kesuma, dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Pantauan, tenda pasar murah di lahan bekas pasar umum Blahbatuh itu sudah didatangi warga pukul 08.30 Wita. Mereka menunggu beberapa anggota Polres Gianyar yang menyiapkan dagangan.

Beberapa komoditas yang disediakan adalah 100 tabung LPG 3 kilogram (kg) dengan harga Rp18.000/tabung, 120 pieces minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp20.000/liter, 400 sak beras SPHP ukuran 5 kg dengan harga Rp 56 ribu/sak, 150 kerat telur ayam mika (10 butir) seharga Rp 51 ribu, serta gula pasir 200 kg dengan harga Rp 17 ribu/kg.

Setengah jam kemudian, jual beli di pasar pasar murah itu dimulai. Warga silih berganti berbelanja di sana. Ada yang belanja telur, gula, beras, minyak goreng, dan beberapa buah-buahan yang dijual di sana.

Satu jam berlalu, bahan pokok seperti telur, gula, dan minyak goreng hampir habis dibeli warga. Hanya beberapa karung beras ukuran 5 kg yang masih banyak tersisa.

Chandra mengatakan penjualan beras murah memang dibatasi. Tiap warga hanya dibolehkan membeli 10 kg beras. Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan stok beras di rumahnya.

“Untuk menjaga pemerataan, pembelian beras diatur dengan mekanisme maksimal 10 kilogram per orang atau per KTP,” tutur mantan Kapolres Tabanan itu.

Chandra mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pasar murah itu juga sebagai program Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk mendukung ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat.

“Kami berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” harap Chandra.

Pasar murah itu juga dibarengi dengan Zoom Meeting nasional yang dipimpin Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Agenda tersebut juga diisi penyerahan simbolis bantuan bahan pangan serta dialog interaktif dengan jajaran Polda di seluruh Indonesia.