Polres Badung Siapkan Skenario Pengamanan Nyepi dan Mudik Lebaran 2026

Posted on

Badung

Polres Badung mengerahkan total 650 personel untuk mengamankan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang beririsan dengan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektoral mengantisipasi kerawanan di titik-titik kepadatan masyarakat dan jalur utama.

“Kami mengawali kesiapan Nyepi dan Idulfitri dengan rakor lintas sektoral. Tujuannya untuk menyampaikan langkah pengamanan karena kita tahu jadwal Nyepi dan Lebaran tahun ini hampir beririsan,” ujar Kabag Ops Polres Badung Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, Rabu (11/3/2026).

Pengamanan dimulai pada tahapan Melasti yang berlangsung antara tanggal 15 hingga 18 Maret 2026 dengan menempatkan personel di tujuh titik lokasi upacara. Selain penjagaan di area pantai, kepolisian juga menyiagakan petugas khusus untuk mengatur arus lalu lintas di jalur-jalur yang dilalui umat.

“Pengamanan di lokasi di tujuh titik dengan melibatkan 73 personel. Sedangkan untuk pengamanan jalur, kami sudah siapkan 130 orang personel agar iring-iringan warga tidak terhambat,” kata Sudarsana.

Puncak pengerahan pasukan terjadi pada malam Pengerupukan atau saat pawai ogoh-ogoh berlangsung di seluruh wilayah hukum Polres Badung. Wilayah Kuta Utara yang menjadi titik kumpul wisatawan juga mendapatkan perhatian penuh dengan skema dukungan personel dari Polres.

“Kami akan pengamanan besar-besaran dengan pelibatan 650 personel. Untuk wilayah Kuta Utara yang padat pengunjung, sudah kami jelaskan bahwa saat Melasti, Pengerupukan, sampai Ngembak Geni akan di-back up penuh oleh Polres,” ucapnya.

Pada hari Ngembak Geni, fokus pengamanan beralih ke objek-objek wisata guna mengantisipasi lonjakan pengunjung. Sebanyak 60 personel akan disebar di delapan titik destinasi wisata yang diprediksi menjadi pusat keramaian masyarakat sehari setelah pelaksanaan Nyepi.

“Kami ingin memastikan aktivitas warga yang berwisata tetap aman dan tertib di titik-titik tersebut,” katanya.

Terkait arus mudik Lebaran, Polres Badung menyiapkan Pos Pelayanan di Terminal Mengwi dan Pos Pengamanan di Simpang Mangupura dalam Operasi Ketupat 2026. Personel akan ditempatkan secara estafet mulai dari Simpang Langon Kelurahan Sempidi hingga Mengwitani atau perbatasan Badung dengan Kabupaten Tabanan.

“Kami buat satu pos pelayanan di Terminal Mengwi dan satu pos pengamanan di Mangupura untuk kelancaran arus mudik maupun balik. Petugas akan tersebar, yang mana setiap simpang diisi dua sampai tiga personel sesuai karakteristik keramaiannya,” tuturnya.

Polisi juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalur utama mudik mencegah kemacetan panjang. Akan tetapi penerapan rekayasa itu bakal diterapkan fleksibel mengikuti dinamika situasi di lapangan.