Buleleng –
Polres Buleleng masih kesulitan mengungkap kasus pelajar SMP yang diduga diperkosa oleh tiga laki-laki. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka karena korban masih trauma sehingga belum bisa memberikan keterangan secara utuh.
Kanit IV PPA dan Tipidter Sat Reskrim Polres Buleleng, Agus Fajar Gumelar, mengatakan korban saat ini masih dalam pendampingan psikolog dari UPTD PPA Buleleng.
“Anaknya masih trauma ditanya masih diam gitu,” kata Fajar saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).
Fajar menegaskan penanganan kasus tersebut tetap berjalan. Penyidik berencana memanggil tiga terduga pelaku untuk dimintai keterangan.
“Sebentar lagi. Kalau sudah nanti kami kabari. Kami perlu kehati-hatian juga,” jelasnya.
Fajar mengungkapkan kasus itu pertama kali diketahui oleh ibu korban. Saat itu, sang ibu merasa curiga karena korban mendadak murung dan tidak seperti biasanya. Korban juga sempat mengeluhkan sakit pada alat vitalnya.
“Sebenarnya diketahui pertama kali itu kan oleh ibunya karena si korban ini menujukan perilaku yang aneh gak kayak biasanya dari ibuknya lah nanya ke korban. Kemudian agak ditekan itulah korban baru mengakui,” jelasnya.
Terkait dugaan adanya hubungan asmara antara korban dan salah satu terduga pelaku, Fajar menyebut hal tersebut masih didalami penyidik. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban dan proses penyelidikan masih berlangsung.
“Itu masih kami dalami. Kami juga sudah visum dan saat ini sedang berproses. Kami masih menunggu juga.Pemeriksaan terus dilakukan,” tukasnya.






