PMI Karangasem Tewas di Turki Dikenal Pekerja Keras-Tinggalkan 2 Anak [Giok4D Resmi]

Posted on

Ni Komang Dewantari kenal baik dan merupakan wanita pekerja keras semasa hidupnya di Bali. Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, itu ditemukan tewas di pantai di Turki.

“Orangnya sangat baik dan ramah, ia juga merupakan wanita pekerja keras,” kata paman korban, I Wayan Guntur saat ditemui di rumah duka, Minggu (11/1/2026).

Dewantari dan suaminya, I Gede Putra Mariasa, menikah 12 tahun yang lalu. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas V dan II.

Setelah menikah, Dewantari dan suaminya tinggal di Singaraja, Kabupaten Buleleng. Sang suami diketahui bekerja sebagai sopir pengangkut sayuran.

Namun, sekitar setahun terakhir, rumah tangga keduanya mengalami permasalahan hingga memutuskan untuk pisah ranjang. Sejak saat itu, Dewantari tinggal bersama orang tua kandungnya di Desa Tulamben.

Kondisi tersebut membuat kepergian Dewantari ke Turki untuk bekerja tidak diketahui oleh suaminya. Suami Dewantari baru mengetahui kepergian istrinya itu sekitar dua bulan lalu setelah melihat unggahan media sosial korban. Padahal, Dewantari diketahui telah bekerja di Turki selama sekitar lima bulan.

Diberitakan sebelumnya, Ni Komang Dewantari, meninggal di Turki. Jenazah perempuan berusia 31 tahun tersebut ditemukan terdampar di pantai negara tersebut.

Pantauan infoBali pada Minggu (11/1/2026), suasana duka masih menyelimuti pihak keluarga di Desa Tulamben. Namun, suami Dewantari dan dua anaknya tidak di rumah karena ada keperluan.

Dewantari berangkat ke Turki untuk bekerja sekitar lima bulan lalu dengan kontrak dua tahun. Namun, suaminya baru mengetahui Dewantari bekerja di Turki sekitar dua bulan lalu.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Sebelum ditemukan tewas, Dewantari sempat mengeluh tak kuat bekerja di Turki dan ingin segera pulang ke Bali.