PKS Dapat Indeks Integritas Parpol Tertinggi baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Badung

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih skor tertinggi dalam Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) dengan skor 71.Capaian tersebut berada di atas rata-rata nasional.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenkopolkam) Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan partai politik lain dapat menjadikan upaya yang dilakukan PKS sebagai acuan untuk meningkatkan integritas.

“Jadi memang dari partai yang dinilai tadi PKS mendapatkan nilai tertinggi, dapat 71,” kata Freidrich saat konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Capaian IIPP 2025 di Kuta, Badung, Rabu (11/2/2026).

Freidrich menuturkan capaian tersebut bukan untuk dijadikan tolok ukur kinerja partai lain. Namun, langkah-langkah yang dilakukan PKS dinilai dapat menjadi pembelajaran bagi partai politik lain.

“Tentunya kita berharap parpol yang lain bisa melihat apa yang dilakukan PKS sehingga mendapatkan nilai tertinggi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan partai politik yang belum masuk parlemen agar memanfaatkan variabel dan elemen yang telah ditetapkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam riset tersebut sebagai bentuk persiapan.

Respons PKS

Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi partainya untuk terus berbenah dan memperbaiki organisasi.

“Kami tidak mudah puas apalagi tadi secara indeks rata-rata mengalami penurunan secara total dan ini menurut saya harus kita kuatkan lagi karena integritas partai politik, tata kelola yang baik itu adalah salah satu faktor kunci untuk merawat kepercayaan publik,” jelas Kholid.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Ia meyakini dukungan publik yang kuat terhadap partai politik dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Dua tahun ini kita mendapatkan indeks tertinggi di 2024 dan 2025 tentu kita tidak boleh berpuas diri. Kami berpesan kepada seluruh pengurus di tingkat pusat, wilayah, daerah, penghargaan ini adalah sebuah evaluasi buat kami,” ungkap pria yang juga Anggota Komisi XI DPR RI itu.

Kholid berharap IIPP dapat terus meningkat setiap tahunnya. Menurut dia, peningkatan indeks integritas juga akan berdampak pada kualitas sistem demokrasi di Indonesia.

IIPP dan Reformasi Partai Politik

Freidrich Paulus menegaskan partai politik merupakan objek fundamental dalam demokrasi modern. Hal itu disampaikannya dalam Rakornas Evaluasi Capaian IIPP 2025 di Kuta, Badung.

“Gagasan ini menunjukkan bahwa partai politik bukan sekadar pertemuan politik, melainkan juga objek fundamental dalam demokrasi modern,” kata Freidrich.

Karena itu, ia menilai perlu adanya peningkatan tata kelola secara berkelanjutan guna menghasilkan kualitas demokrasi yang terjamin.

“Sejalan dengan pemahaman tersebut, apabila melihat detail terkait visi Indonesia Emas 2045, peningkatan indeks integritas partai politik menjadi salah satu agenda prioritas nasional,” jelasnya.

Politikus Golkar itu menambahkan penguatan tata kelola partai politik diposisikan sebagai bagian integral dari reformasi politik untuk mewujudkan partai yang modern, mandiri, dan fungsional.

“Pada akhirnya, partai politik yang modern mandiri dan integritas diharapkan mampu menjalankan demokrasi berkualitas tidak hanya secara substantif dalam menghadirkan manfaat nyata bagi tercapainya visi Indonesia Sejahtera tahun 2045,” pungkas Freidrich.

Dalam kesempatan tersebut, Freidrich juga menyampaikan IIPP secara nasional berada pada kategori sedang dengan skor 61,2. Sementara itu, elemen keuangan partai politik masuk kategori kurang berintegritas dengan skor 44,5. Adapun elemen lain seperti kode etik, demokrasi internal, kaderisasi, dan rekrutmen berada pada kategori berintegritas sedang dengan skor di atas 60.