Pesan Pangdam untuk 559 Bintara yang Lulus Dikmaba Infanteri-Diktukba TNI AD

Posted on

Sebanyak 378 bintara lulus dalam Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran (TA) 2025 serta 181 Bintara Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang I TA 2026. Upacara kelulusan digelar di Rindam IX/Udayana, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (7/1/2025).

Pangdam IX/Udayana yang diwakili Inspektur Daerah (Irdam) IX/Udayana, Brigjen TNI Subagyo WG, dalam pidatonya mengatakan pendidikan yang telah dijalani bukanlah sekadar rangkaian kegiatan belajar dan latihan, melainkan sebuah proses pembentukan jati diri, sikap mental, disiplin serta karakter sebagai aparat yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

“Saya mengucapkan selamat kepada para bintara yang telah dilantik menjadi Prajurit TNI AD dengan menyandang pangkat Sersan Dua,” ujar Subagyo.

Ia berpesan, berbagai tantangan, keterbatasan serta tekanan selama pendidikan hendaknya menjadi bekal berharga dalam tugas-tugas di satuan nantinya. Subagyo juga mengingatkan bintara untuk terus berlatih, belajar, dan berkembang menjadi prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas dalam pengambilan keputusan serta bijak dalam bertindak.

“Harapan kita bersama, para bintara yang sudah dinyatakan lulus mampu melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, semangat pengabdian serta selalu berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan profesionalisme,” tegasnya.

Subagyo berharap para bintara memegang teguh berbagai pedoman, yakni mengamalkan Saptamarga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, selalu menjunjung tinggi kehormatan, dan etika keprajuritan serta jaga nama baik TNI AD dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadilah prajurit yang selalu dicintai rakyat, disegani lawan serta menjadi kebanggaan keluarga dan satuan,” pinta Subagyo.

Sementara dalam upacara itu Kadek Andika Dharma Wijaya (Prajurit Siswa Dikmaba Infanteri) dinyatakan sebagai lulusan terbaik untuk nilai tertinggi tri pola dasar, nilai tinggi sikap dan perilaku, dan nilai tertinggi pengetahuan dan keterampilan. Sedangkan I Putu Yoga Darma Putra (Prajurit Siswa Dikmaba Infanteri) mendapat predikat nilai tertinggi jasmani militer.

Lalu di Diktuba, I Kadek Artawan mendapat predikat nilai tertinggi tri pola dasar, dan nilai tertinggi pengetahuan dan keterampilan. Lalu Wawan Wardani mendapat predikat nilai tertinggi sikap dan perilaku, serta I Wayan Aditya mendapat predikat nilai tertinggi jasmani militer.)