Perkuat Hubungan Bilateral, Slovakia Buka Kantor Konsulat Kehormatan di Bali

Posted on

Denpasar

Republik Slovakia resmi membuka Kantor Konsulat Kehormatan di Jimbaran Hub, Bali, pada Senin (2/1/2026). Pembukaan konsulat ini menandai penguatan hubungan bilateral antara Republik Slovakia dan Indonesia, khususnya dalam ekonomi dan pariwisata.

Menteri Luar Negeri dan Eropa Republik Slovakia, Juraj Blanár, mengatakan pemilihan Bali sebagai lokasi konsulat didasari tingginya minat wisatawan Slovakia ke Pulau Dewata, serta besarnya potensi kerja sama ekonomi yang dapat dikembangkan.

“Karena Bali menjadi destinasi baru bagi warga Slovak untuk berlibur. Itulah sebabnya kami membuka konsulat ini di Bali. Tapi kami juga ingin memperkuat kooperasi ekonomi,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Jimbaran Hub, Badung, Senin.

Selain itu, kehadiran konsulat juga dinilai penting untuk memberikan perlindungan bagi warga Slovakia yang berkunjung ke Indonesia. Menurut Blanár, jumlah wisatawan Slovakia yang datang ke Bali mencapai hampir 4.000 orang per tahun, baik tercatat secara resmi maupun tidak resmi, dan jumlah tersebut terus meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Blanár juga mengungkapkan potensi kerja sama di berbagai sektor. Antara lain pengelolaan air, energi, pengolahan limbah, serta keamanan siber.

“Saya pikir kami bisa menawarkan keahlian kami dalam banyak hal, seperti waste water treatment, water management, dan juga dalam energi, keamanan siber, dan banyak hal lain. Namun, tentu saja, ini bukan hanya tentang Bali, tapi juga seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai salah satu anggota Uni Eropa, Slovkia juga dapat menjadi gerbang bagi Indonesia untuk memperluas perdagangan dan investasi ke pasar Eropa.

“Kami bisa menawarkan ekosistem lingkungan yang sangat baik untuk melakukan perniagaan ke Indonesia. Slovakia sebagai jembatan ke Union Eropa, karena Slovakia merupakan bagian dari Uni Eropa,” jelasnya.

Sementara itu, Putu Agung Prianta yang telah ditunjuk sebagai Konsul Kehormatan Republik Slovakia untuk Bali menyampaikan bahwa fokus kerja sama ke depan meliputi pertukaran budaya, teknologi, serta mendorong investasi dari Slovakia ke Bali.

“Targetnya bisa cultural exchange, technology exchange, dan membawa investasi dari Slowakia ke Bali,” jelasnya.

Ia juga berharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan Slovakia yang berkunjung ke Bali. Untuk mendukung hal tersebut, Putu Agung mengaku tengah menyiapkan strategi dengan mempelajari budaya Slovakia agar kerja sama dapat berjalan lebih efektif.

“Lagi kami pikirkan kan, mungkin Slowakia approach-nya berbeda, jadi mungkin saya akan lebih sering ke Slovakia sehingga lebih mengerti gimana culture-nya teman-teman Slovakia,” imbuhnya.