Penerapan Kuota 1.000 Turis per Hari ke TN Komodo Mulai Diuji Coba

Posted on

Manggarai Barat

Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mulai melakukan uji coba penerapan kuota kunjungan wisatawan ke Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kuota kunjungan per hari paling banyak 1.000 wisatawan.

Masa uji coba berlaku hingga Maret 2026 sebelum diterapkan mulai April 2026. Masa uji coba seharusnya dimulai pada Januari 2026. Uji coba baru bisa dimulai pada awal bulan ini karena pelayaran kapal wisata ditutup pada awal tahun.

“BTNK mulai memberlakukan pengaturan kunjungan wisata melalui sistem kuota kunjungan di seluruh objek daya tarik wisata alam (ODTWA) TN Komodo serta penerapan timed entry (sesi waktu kunjungan) pada ODTWA Padar Selatan,” kata Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, Kamis (5/2/2026).

“Pemberlakuan kebijakan tersebut diawali dengan tahap uji coba pada periode Januari sampai dengan Maret 2026,” imbuh pria yang disapa Hengki ini.

Seluruh pengunjung dan pelaku usaha wisata yang berkunjung ke TN Komodo, jelas Hengki, wajib melakukan reservasi melalui aplikasi SiOra sebelum memasuki kawasan. Reservasi paling lambat H-1 sebelum berkunjung dengan mempertimbangkan ketersediaan kuota harian.

Hengki menyebutkan sejumlah ketentuan kuota kunjungan TN Komodo. Pertama, kuota kunjungan wisata di TN Komodo dalam satu tahun telah ditetapkan sebanyak 365 ribu orang dengan kapasitas kuota harian mencapai 1.000 orang per hari.

Kedua, kunjungan ke ODTWA Padar Selatan diatur berdasarkan sesi waktu kunjungan (timed entry). Sesi I puku 05.00-08.00 Wita maksimal 330 orang; sesi II pukul 08.00-11.00 Wita maksimal 330 orang; dan sesi III pukul 15.00-18.00 Wita maksimal 330 orang.

“Apabila kuota harian atau sesi waktu telah terpenuhi, maka reservasi pada pilihan tersebut tidak dapat dilakukan,” tegas Hengki.

Adapun tata cara reservasi pada fitur ‘Komodo Reservation’ SiOra antara lain: Pilih tanggal kunjungan; Cek informasi kuota kunjungan pada tanggal yang telah dipilih; Isi jumlah pengunjung; Jika akan mengunjungi ODTWA Padar Selatan, maka pilih destinasi Padar Selatan; dan tentukan sesi waktu untuk kunjungan di Padar Selatan.

Bagi calon pengguna SiOra dari luar negeri, terang Hengki, bisa menghubungi atau berkoordinasi dengan travel agent, tour operator lokal untuk melakukan reservasi atau melakukan pembayaran mandiri. “Dengan ketentuan yang akan disampaikan secara terpisah dari pengumuman ini,” jelas Hengki.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Urusan Kerja Sama Humas dan Pelayanan BTNK, Maria Rosdalima Panggur, menjelaskan kuota kunjungan 1000 orang per hari itu sesuai kajian tahun 2018 tentang daya dukung dan daya tampung (carrying capacity) TNK.

Selain itu, juga mempertimbangkan jumlah kunjungan wisatawan pada 2025 yang terus melonjak. Pembatasan kunjungan hingga maksimal 1000 orang itu dilakukan melalui aplikasi SiOra milik BTNK.

Pada 2024, terang Maria, total ada 340 ribu lebih wisatawan berkunjung ke TNK. Kunjungan wisatawan ke TNK selama ini tidak merata setiap tahun. Kunjungan lebih banyak pada saat high season atau peak season, yakni Juni-september. Pada periode tersebut kunjungan wisatawan bisa mencapai lebih dari 1.700 orang per hari.

“Peak season sebagian besar kunjungan ke Pulau Padar dan cuma di hari-hari tertentu. Kita intervensi di situ, kita berharap supaya kunjungan merata di semua hari bukan hari tertentu,” kata Maria seusai sosialisasi rencana penerapan kuota kunjungan wisatawan ke TNK kepada pelaku usaha wisata di Labuan Bajo, Senin (6/10/2025).

“Sebelumnya, Juni, 1.755 orang per hari di Padar, di hari lain mungkin 400-an, normalnya 800-1.200. Tetapi ada hari-hari tertentu lebih dari 1.500. Kalau sudah 1.200 ke atas itu sudah menumpuk,” imbuh Maria.