Pencuri Coba Ambil Pratima di Pura Mengwi, Gagal Bobol Pintu Gedong

Posted on

Badung

Aksi percobaan pencurian benda sakral atau pratima terjadi di Pura Dalem Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Pelaku yang terekam kamera CCTV diduga mengincar barang berharga di dalam gedong (bangunan suci), tapi gagal membobol pintu yang terkunci rapat.

“Kami menemukan ada indikasi kamera CCTV di area pura sengaja diubah arah fokusnya oleh orang tak dikenal. Setelah dicek ulang rekamannya, terlihat ada seseorang masuk ke area pura sekitar pukul 03.34 Wita,” ujar Bendesa Adat Mengwi, Ida Bagus Oka, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Selasa siang.

Pihak desa adat mulai menaruh curiga setelah mendengar informasi mengenai dugaan pencurian di Pura Dalem Bajra. Merasa waswas, pengurus pura segera melakukan penyisiran ke area suci untuk memastikan keamanan seluruh bangunan.

“Begitu saya cek sekitar pukul 09.00 Wita, ternyata salah satu pintu gedong pura sudah keadaan bekas tercongkel. Untung pintu itu kami pasang dua gembok sekaligus, sepertinya kesulitan nggak bisa masuk ke dalam,” kata Ida Bagus Oka.

Polsek Mengwi yang menerima laporan langsung menerjunkan personel ke lokasi di Banjar Pengiasan untuk mengumpulkan bahan dan keterangan. Polisi memeriksa kondisi fisik gembok yang rusak serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara.

“Anggota kami sudah mendatangi TKP untuk meminta keterangan saksi dan membuat laporan awal terkait insiden ini. Kami juga sudah mengarahkan pihak desa adat untuk segera membuat laporan resmi agar kasusnya bisa kami tindak lanjuti,” tutur Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa.

Hingga saat ini, pengurus pura memastikan tidak ada benda sakral maupun barang berharga lainnya yang berhasil dibawa kabur pelaku. Kerusakan hanya ditemukan pada bagian gembok pintu gedong yang jadi target utama percobaan pencurian tersebut.

“Nggak ada barang hilang, cuma kunci pintu saja yang rusak. Pelaku diduga beraksi saat jam rawan, namun gagal karena sistem keamanan pintu yang cukup kuat,” pungkas Kompol Agung Darmayasa.