Pencarian 2 Hari, Anak Tenggelam di Sumba Barat Daya Ditemukan Meninggal

Posted on

Sumba Barat Daya

Pencarian terhadap Adrianto Mete (9), siswa yang tenggelam di Pantai Webuku, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balahgar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Adrianto sebelumnya dilaporkan tenggelam bersama dua rekannya saat berada di pesisir Pantai Webuku. Dua korban lainnya telah lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal.

Kasi Humas Polres Sumba Barat Daya AKP Bernadus Kandi menjelaskan, setelah menemukan dua korban, tim Basarnas bersama Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta anggota Polsek Kodi Bagedo melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan jenazah Adrianto Mete.

“Korban ditemukan kemarin pagi dan sudah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Bernadus, Kamis (29/1/2026) melalui pesan WhatsApp.

Bernadus menambahkan, proses pencarian korban berlangsung selama dua hari dan sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk.

“Adanya anomali cuaca yang buruk saat proses pencarian korban sehingga terjadi keterlambatan pencarian korban,” katanya.

Peristiwa tenggelamnya Adrianto Mete bersama dua rekannya terjadi saat mereka menyaksikan Kapal Motor (KM) Abadi Jaya A1 yang karam di Pantai Webuku, Desa Wemaringi. Ketiganya dilaporkan hanyut dan terbawa arus ke dalam laut sejak Minggu, 25 Januari 2026.

Dalam kejadian tersebut, ketiga korban tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, seorang rekan mereka, Jok Eldon Helo (11), berhasil selamat.

Jok Eldon Helo menjelaskan, peristiwa itu bermula saat ia bersama ketiga rekannya duduk di pesisir Pantai Webuku sambil melihat KM Abadi Jaya A1 yang terdampar di pantai. Saat itu, diduga gelombang dan ombak tinggi tiba-tiba muncul dan menghantam mereka.

Jok Eldon Helo dan ketiga rekannya tersapu ombak dan terseret ke dalam laut. Jok berusaha berenang hingga ke tepi pantai dan berhasil menyelamatkan diri. Namun, ketiga rekannya tidak sempat berenang ke tepi pantai dan terbawa arus.

Bernadus menjelaskan, berdasarkan keterangan Jok Helo, tiga korban langsung terbawa arus ke tengah laut.

“Warga masyarakat di sekitar Pantai Webuku yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut datang dan memberi bantuan terhadap Jok dan berupaya mencari korban,” tambah Bernadus.