Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko mengungkapkan pencarian terhadap dua anak laki-laki pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, yang masih hilang diperpanjang tiga hari lagi hingga Rabu (7/1/2026).
“Perpanjangan kedua sampai dengan 7 Januari 2026. Perpanjangan pencarian pertama itu dari tanggal 2-4 Januari 2026,” ujar Rudi kepada infoBali, Minggu (4/1/2025).
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Dalam pencarian hari kesepuluh hari ini, Fernando Martin Carreras akhirnya ditemukan pertama kali oleh tim Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT.
Menurut Rudi, Fernando ditemukan dalam posisi terlungkup tanpa mengenakan baju serta terombang-ambing di atas permukaan air. Setelah itu, Ditpolairud Polda NTT langsung menghubungi Basarnas untuk mengevakuasi dan memasukannya ke dalam kantong jenazah.
“Yang menemukan pertama kali jasad hari ini adalah tim saya dari Ditpolairud Polda NTT yang dipimpin oleh Dirpolairud Polda NTT Kombes Irwan Deffi Nasution. Besok kita konferensi pers, saya yang pimpin,” jelas Rudi.
Diberitakan sebelumnya, Polda NTT memastikan jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pagi tadi adalah Fernando Martin Carreras.
“Ya betul (pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras). Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra kepada infoBali, Minggu.
Jenazah Fernando ditemukan pada pukul 08.47 Wita di Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Minggu (4/1/2026). Saat ini jenazah tersebut sedang dalam pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut di RSUD Komodo.
“Masih dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI),” jelas Henry.
“Kabiddokkes menyampaikan bahwa identifikasi korban dengan mencocokkan data AM dan PM, baik primer maupun sekunder sudah sesuai dengan protokol DVI interpol,” sambung Henry.






