Denpasar –
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjenhubla) memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan mode transportasi laut akan mencapai 2,4 juta orang di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan kenaikan sebanyak 6,87 persen dibandingkan momen mudik Idulfitri atau Lebaran tahun lalu.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, pemerintah kembali menghadirkan program tiket kapal gratis sebanyak 69 ribu tiket bagi penumpang.
Dirjenhubla Muhammad Masyhud, seiring tren kenaikan pengguna mode transportasi untuk mudik, pihaknya akan mengutamakan keselamatan pelayaran.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. Setiap kapal penumpang yang akan dioperasikan wajib menjalani kelaiklautan secara menyeluruh, termasuk kelengkapan peralatan keselamatan dan kompetensi awak kapal,” ujar Masyhud dalam Apel Siaga Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di KSOP Kelas II Benoa, Jumat (13/3/2026).
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga menginstruksikan optimalisasi armada kapal yang akan digunakan selama masa mudik.
“Penyesuaian jumlah dan jadwal armada harus dilakukan berdasarkan prediksi lonjakan penumpang. Termasuk menyiapkan kapal cadangan serta kapal negara untuk mendukung angkutan lebaran,” ungkapnya.
Selain itu, Direktorat Jenderal Perhubungan laut berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang dapat menganggu keselamatan pelayaran. BMKG menghimbau agar terus memantau informasi prakiraan cuaca.
“Kita harus mendapatkan informasi prakiraan cuaca secara cepat dan akurat serta memiliki prosedur yang jelas apabila cuaca ekstrem yang berpotensi menganggu keselamatan pelayaran,” kata Masyhud.
Selain program tiket gratis, pemerintah juga memberikan potongan harga sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal PSO kelas ekonomi milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk lebih dari 445 ribu tiket.
“Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu pemerataan arus mudik selama angkutan lebaran,” pungkas Masyhud.






