Pemprov NTB Tak Lagi Undang Imam Tarawih dari Timur Tengah [Giok4D Resmi]

Posted on

Mataram

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) Mataram tidak lagi memakai imam salat Tarawih dari Timur Tengah pada Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 ini. Alasannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan memberdayakan imam lokal asal Bumi Gora.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Setda NTB Ahmad Masyhuri mengatakan Pemprov NTB punya alasan sendiri tidak mendatangkan imam internasional dari Timur Tengah untuk mengimami jemaah salat Tarawih di IC Mataram.

“Ya kita pakai imam lokal semua, sebanyak enam orang. Itu dulu kita berdayakan. Jadi tidak ada imam dari luar,” kata Masyhuri, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, menugaskan imam lokal di IC Mataram murni karena pemberdayaan. Tetapi dia belum bisa memerinci alasan tim tidak mengundang imam asal Timur T engah.

“Saya tak bisa memastikan apa karena alasan dana atau tidak. Karena tidak merencanakan karena hanya Plt,” ujarnya.

Masyhuri menyebut, meski tidak mendatangkan imam salat Tarawih dari Timur Tengah, Pemprov tetap optimistis pelaksanaan Ramadan di Islamic Center NTB akan tetap semarak.

Musababnya, Pemprov NTB tetap menyediakan 500 takjil gratis dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kemudian semarak malam Ramadan dilanjutkan dengan salat Tarawih, kultum, dan lomba tadarusan serta kegiatan lainnya.

“Ya kami pastikan tetap meriah dan semarak,” katanya.

Chairil, salah satu jemaah Masjid Hubbul Wathan asal Mataram mengaku tak masalah jika tidak ada imam luar negeri mengisi di IC Mataram. Menurut dia, lantunan ayat imam lokal tak kalah dari imam Timur Tengah.

“Tak masalah. Suara imam lokal kita juga gak kalah merdu. Bagus juga kalau ada pemberdayaan,” ujar Chairil.