Denpasar –
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Perempuan berinisial KSI (26) mengaku menjadi korban pelecehan seksual saat melintas di Jalan Antasura, Kelurahan Peguyangan, Denpasar, Kamis (19/2/2026) malam. KSI mengungkapkan hal itu melalui unggahan di media sosial (medsos) pribadinya.
KSI dalam unggahannya mengungkapkan, saat kejadian, ia baru pulang kontrol dari rumah sakit dan sempat bertemu teman-temannya. Ia lantas memutuskan pulang sendiri sekitar pukul 21.40 Wita.
“Singkat cerita, di perjalanan pulang di Jalan Antasura, aku dipepet pemotor NMax. Aku kira cuma ingin menyapa iseng, jadi tidak aku hiraukan,” tulis KSI dalam unggahannya, Kamis (19/2/2026).
Namun, tak lama kemudian, pengendara tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memegang bagian belakang tubuh KSI. Pelaku juga sempat mengeluarkan kata-kata bernada melecehkan sambil menjulurkan lidah ke arah perempuan itu.
Merasa dilecehkan, KSI menghentikan kendaraannya dan menghampiri pelaku. Ia mengaku sempat memegang kerah baju terduga pelaku. Saat itu, seorang pengendara lain juga sempat berhenti untuk membantu.
“Aku dongkrak motor lalu menghampirinya. Aku pegang kerah bajunya. Ada pemotor lain berhenti mau bantuin aku,” tulis KSI.
Namun, terduga pelaku justru menancap gas motornya ke arah timur di Jalan Antasura dalam kondisi tangan korban masih memegang kerah baju. Akibatnya, korban terseret beberapa meter hingga mengalami luka.
“Ternyata pelaku mulai memutarkan gasnya, posisi tanganku masih memegang kerah bajunya, lantas aku keseret cukup jauh sampai luka,” ujar KSI.
Setelah itu, pelaku melarikan diri dan disebut sempat menyerempet trotoar. Korban mengaku tidak sempat mencatat nomor polisi kendaraan pelaku. Ia hanya mengingat ciri-ciri pelaku menggunakan motor Yamaha NMax dan mengenakan jaket hitam.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan korban telah membuat laporan resmi ke Polsek Denpasar Utara atas peristiwa yang dialaminya. Polisi juga telah mendatangi rumah korban untuk meminta keterangan lebih lengkap terkait kronologi kejadian.
“Penyelidikan sudah berlangsung dan sedang didalami. Mohon waktu dan dukungan agar pelaku segera tertangkap,” ujar Adi saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Selain itu, aparat kepolisian sudah mendatangi lokasi kejadian di Jalan Antasura untuk melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk menelusuri rekaman closed-circuit television (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).






