PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus mengoptimalkan layanan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali Utara. Upaya peningkatan fasilitas dan pelayanan tersebut berdampak pada lonjakan kunjungan kapal pesiar hingga 50% sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan trafik kapal cruise, Pelindo melakukan sejumlah pembenahan infrastruktur pelabuhan. Salah satunya perkerasan area parkir kendaraan yang mulai digunakan sejak November 2025.
Selain itu, Pelindo juga tengah merampungkan pembangunan terminal penumpang yang ditargetkan selesai pada pertengahan Januari 2026.
Pada 2026, tercatat sebanyak 22 kapal pesiar dijadwalkan singgah di Pelabuhan Celukan Bawang. Dari jumlah tersebut, 10 kapal akan berlabuh, sementara 12 kapal lainnya bersandar di pelabuhan tersebut.
Peningkatan layanan cruise turut memperkuat peran Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pintu masuk wisata bahari di Bali Utara. Aktivitas kapal pesiar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di Desa Celukan Bawang, Pengulon, Tinga-Tinga, dan Tukadsumaga.
Manfaat tersebut dirasakan berbagai pihak, mulai dari tenaga kerja bongkar muat (TKBM) hingga pelaku UMKM lokal, seperti penyedia konsumsi, pengrajin, dan penjual cendera mata. Pelindo juga melibatkan masyarakat dalam penyambutan wisatawan melalui pertunjukan budaya dan tari tradisional. Bahkan, sejumlah TKBM memiliki peran ganda sebagai anggota sanggar seni hingga pengemudi transportasi wisata.
Seiring meningkatnya aktivitas kapal pesiar, Pelindo turut memperkuat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Berbagai bantuan disalurkan, mulai dari sembako, alat pelindung diri (APD), hingga pelatihan keselamatan kerja yang rutin diberikan kepada TKBM.
Pelindo juga memberikan penghargaan bulanan kepada TKBM yang disiplin menggunakan APD sebagai upaya membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan.
Tak hanya fokus pada sektor cruise, Pelindo juga meningkatkan layanan kargo. Upaya tersebut dilakukan melalui pengaspalan akses masuk pelabuhan serta penerapan sistem autogate sejak 2025. Pelindo juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra strategis guna meningkatkan volume dan kualitas layanan kargo.
General Manager Pelindo Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan pengembangan layanan cruise dan kargo diharapkan dapat berjalan beriringan seiring peningkatan fasilitas pelabuhan sesuai Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang saat ini masih menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan.
“Ke depan, Pelindo menjajaki kerja sama dengan pemilik kargo energi, semen, dan aspal. Harapannya, layanan cruise dan kargo bisa tumbuh bersama dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian serta pendapatan daerah Buleleng,” kata Imron Sabtu (3/1/2026).
Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian masyarakat Bali Utara.






