Denpasar –
Kabar buruk menimpa Bali United menjelang laga melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dalam Super League pekan ke-21, Minggu (15/2/2026). Sejumlah penggawa Serdadu Tridatu tumbang akibat sakit dan berpeluang absen saat laga.
Hal itu ditegaskan pelatih kepala Bali United, Johnny, Jansen saat konferensi pers, Sabtu (14/2/2026). Hanya saja ia tak memerinci siapa saja pemain yang jatuh sakit termasuk penyebabnya.
“Kami memiliki persiapan bagus untuk tatap laga ini. Tapi sayangnya ada beberapa pemain yang sakit sehingga tidak lengkap dalam latihan,” kata Johnny Jansen.
Dengan kondisi itu, otomatis strategi yang dirancang kembali dirubah untuk menentukan formula yang tepat. Namun ia tetap optimistis akan memberikan perlawanan sengit kepada Persija Jakarta.
Soal lawan, pelatih asal Belanda ini membedah bahwa Persija tim yang bagus dan permainan yang selalu berkembang. Transisi dari menyerang dan bertahan mereka juga disebutkan sangat rapi. Tapi sehebat apapun lawan menurutnya punya celah untuk dimaksimalkan.
Johnny Jansen juga enggan menanggapi terlalu dalam soal kondisi internal Persija dimana pelatih Mauricio Souza absen mendampingi tim. Menurutnya, itu tidak ada hubungannya dengan peluang Bali United akan menang mudah.
“Saya tidak peduli dengan kondisi internal tim lawan. Mereka pasti sudah membuat rencana dan strategi melawan kami dengan pelatih kepalanya saat berlatih,” tegasnya.
Johnny Jansen menegaskan ingin memberikan kado indah di hari jadi Bali United yang ke-11. Kebetulan, 15 Januari besok menjadi peringatan hari lahirnya Serdadu Tridatu.
“Di hari ulang tahun tim besok, kami mengajak suporter berjuang bersama-sama untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.






